Kompas.com - 27/03/2015, 17:35 WIB
Menteri ESDM Sudirman Said Kompas.com/SABRINA ASRILMenteri ESDM Sudirman Said
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan harga keekonomian minyak telah naik. Pada bulan lalu, kata dia, terjadi tren kenaikan harga minyak dunia, meskipun sepekan terakhir ada koreksi dan cenderung landai.

Sudirman menyebut bahwa pemerintah juga mencermati perkembangan nilai tukar rupiah. “Jadi memang kalkulasi, harga keekonomian memang naik,” kata Sudirman di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (27/3/2015).

Dari dua indikator tersebut, pemerintah masih terus menghitung perubahan harga bahan bakar minyak (BBM). Dia bilang, penyesuaian harga BBM tidak semata-mata didasarkan pada harga pasar, namun juga memperhatikan aspek sosial ekonomi dan beban masyarakat.

Sudirman mengatakan, pemerintah akan mengumumkan kenaikan harga BBM pada waktu yang tepat. “Pasti pada waktunya akan dijelaskan. Kan sebulan dua kali. Jadi tanggal 1 (bisa). Tapi kita lihat nanti, semua hal dipertimbangkan,” tukas Sudirman.

Sebelumnya dikabarkan PT Pertamina (Persero) telah mengusulkan kepada pemerintah harga baru premium sebesar Rp 8.200 per liter, dan solar sebesar Rp 7.450 per liter sudah termasuk subsidi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X