Kompas.com - 02/04/2015, 12:54 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia Tbk kembali melakukan penambahan kepemilikan di anak usahanya PT Citilink Indonesia. Maskapai pelat merah itu menambah porsi kepemilikan yang dimiliki setelah melakukan konversi hutang modal menjadi saham. Aksi korporasi ini merupakan keputusan pemegang saham di luar RUPS Citilink.

“Disetujui untuk dilakukan konversi hutang menjadi modal sehingga mengakibatkan peningkatan penyertaan modal perseroan pada Citilink menjadi sebesar 1,056 juta lembar saham,” kata kaya IG. N. Askhara Danadiputra, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Garuda Indonesia dalam keterbukaan informasi yang disampaikannya, Kamis (2/4/2015).

Menurutnya kesepakatan ini ditanda tangani pada 30 Maret kemarin. Kata Askhara nilai saham yang dikonversi tersebut setara dengan Rp 1,058 triliun. Akibat aksi korporasi tersebut kepemilikan PT Garuda Indonesia Tbk di tubuh PT Citilink Indonesia bertambah menjadi 97,71%.

Asal tahu saja, akhir tahun 2014 kemarin Garuda juga telah memberikan pinjaman perbankan kepada Citilink untuk melakukan reprofiling utangnya senilai 95,2 juta dollar AS. Kala itu sang induk menyuntikkan pinjaman perbankan sebesar 20 juta dollar AS. Kemudian di awal bulan kemarin perseroan kembali menyuntikkan pinjaman perbankan sebesar US$ 65 juta untuk dana operasi Citilink. (RR Putri Werdiningsih)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kontan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.