Modal Cinta Indonesia, Dalam 4 Hari Wanita Ini Raih Omzet Rp 57 Juta

Kompas.com - 06/04/2015, 06:07 WIB
CEO Jasa Travel, Travass Life, Leonora Adelia Suryani (keempat dari kanan) bersama tamu-tamunya di Pantai Pasir Hitam Amed, Bali Timur tahun 2014 lalu. Dok. Travass LifeCEO Jasa Travel, Travass Life, Leonora Adelia Suryani (keempat dari kanan) bersama tamu-tamunya di Pantai Pasir Hitam Amed, Bali Timur tahun 2014 lalu.
|
EditorErlangga Djumena

KOMPAS.com – Indonesia mempunyai kekayaan wisata yang melimpah ruah. Namun nyatanya, tujuan destinasi yang diburu oleh wisatawan lokal maupun mancanegara masih didominasi oleh Pulau Dewata, Bali.

Hal tersebut ditunjukkan dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Februari lalu, bahwa sekitar 42 persen dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara diraup oleh Pulau Bali, yakni sebesar 333.100 kunjungan dari total 786.700 kunjungan di bulan Februari 2015.

Angka tersebut dihitung menurut pintu masuk bandara dari Ngurah Rai, Bali. “Bahkan waktu itu ada turis yang bilang sama saya bahwa Indonesia itu bagian dari Bali, langsung saja saya jelasin kalau itu kebalik,” ucap Leonora Adelia Suryani , CEO Jasa Travel bernama Travass Life kepada Kompas.com, Jakarta, Sabtu (4/4/2015).

Berangkat dari pengalaman tersebut, Leonora Adelia Suryani (22), mencoba untuk membuka jasa travel premium ke sejumlah daerah di Indonesia yang masih jarang dilirik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara sejak tahun 2013.

Menurut dia, sebenarnya beberapa daerah wisata di Indonesia seperti Derawan, Kalimantan Timur, dan Pulau Weh, Aceh sudah mempunyai fasilitas yang memadai untuk menerima wisatawan khususnya menengah ke atas.

Namun, kata dia, jasa travel lokal untuk ke daerah-daerah tersebut masih minim baik untuk turis lokal maupun mancanegara. “Local tour waktu di tahun 2013 itu masih sedikit contohnya kalau mau ke Derawan, Baluran, apalagi ke Weh (Aceh) itu bahkan tidak ada. Jadi harus sendiri banget. Padahal sampai di tempatnya sudah ada resort macam-macam,” kata wanita yang baru saja lulus dari jurusan komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia satu tahun silam ini.

Adelia mengatakan, dalam satu kali perjalanan dengan membawa sekitar 10 orang selama 4 hari ke Derawan, dirinya bisa meraih omzet sebesar Rp 57 juta. Paket yang ia tawarkan dengan harga Rp 6,2 juta dalam perjalanan tersebut mencakup tiket pesawat pulang pergi, konsumsi selama trip, tempat tinggal dalam bentuk beach resort, perjalanan ke pulau-pulau sekitar Pulau Derawan, peralatan menyelam, personal guide, dan personal photographer.

Saat ini, Travass.Life membuka perjalanan ke Pulau Derawan (Kalimantan Timur), Pulau Weh (Aceh), Pulau Komodo (Flores), Pahawang (Lampung), Nusa Lembongan dan Penida (Bali). “Trip saya ini memang mahal ini karena saya menyesuaikan dengan target saya ke menengah ke atas dan wisatawan asing. Lagipula saya punya kelebihan dengan mengajak fotografer pribadi, yang saya pilih dari artis-artis media sosial, Instagram,” kata Adelia.

Menurut dia, tujuannya mengajak fotografer pribadi akan menambah nilai jual jasanya dan memunculkan keunikan tersendiri dibandingkan jasa travel lain. Lantaran, kata dia, saat ini banyak anak-anak muda kelas menengah ke atas gemar memamerkan foto-foto pribadi perjalannya di media sosial, khususnya Instagram.

“Selain travelling lagi booming, saya lihat anak-anak muda zaman sekarang, sering foto dan dipamerkan di media sosial mereka, tapi sayangnya foto-foto mereka banyak yang tidak bagus. Jadinya di Travass Life ini saya ada jasa personal fotografer yang saya pilih dari artis-artis instragram dan ke depan pakai fotografer asing yang artistik,” jelas Adelia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Whats New
Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Whats New
India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Whats New
Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Whats New
Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Whats New
Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Whats New
Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Whats New
Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Whats New
Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.