Mantan Bos Garuda Indonesia Jadi Komisaris Bank Danamon

Kompas.com - 07/04/2015, 15:23 WIB
Emirsyah Satar (atas) dan Ignasius Jonan (bawah) istEmirsyah Satar (atas) dan Ignasius Jonan (bawah)
EditorJosephus Primus


KOMPAS.com - Mantan bos maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, menjadi komisaris independen PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Informasi ini berasal dari rilis emiten berkode BDMN yang diterima Kompas.com pada Selasa (7/4/2015) terkait Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Cuma, hingga berita ini diunggah, Emirsyah masih mendapat tanda bintang (*) bertuliskan "Berlaku efektif jika dan pada saat lulus uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)".

Emirsyah Satar sejatinya bukan orang baru di bank yang kepemilikan mayoritas sahamnya kini dipegang oleh Temasek. Pada 2003, Emirsyah menjadi Deputi CEO Bank Danamon. Dua tahun kemudian, barulah alumnus Universitas Indonesia dan Universitas Sorbonne, Paris, itu menjadi Presiden & CEO Garuda Indonesia.

Selain itu, RUPST menyetujui pembayaran dividen tahun buku 2014 sebesar 30 persen dari laba bersih (konsolidasi) Perseroan setelah pajak atau kurang lebih Rp 781.205.100.000 atau sebesar  Rp 81,50 per lembar saham. Sedangkan, 1 persen dari laba bersih akan dialokasikan sebagai cadangan umum sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas. Sisa dari laba akan dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X