15 Tahun Lagi, Indonesia Masuk 20 Besar Perekonomian Dunia

Kompas.com - 12/04/2015, 11:34 WIB
KOMPAS.com/Dian Maharani Pusat Data Bersatu (PDB) memaparkan hasil survei calon presiden 2014 di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Jumat (21/2/2014).


KOMPAS.com — Pada 15 tahun lagi, Indonesia masuk dalam hitungan 20 besar perekonomian dunia. Posisi Indonesia unggul sedikit di atas Australia.

Sebagaimana warta laman Bloomberg hari ini, proyeksi 15 tahun ke depan itu datang dari riset Departemen Pertanian Amerika Serikat. Menurut lembaga itu, AS masih menjadi yang terbesar dengan angka produk domestik bruto (PDB) mencapai 24,8 triliun dollar AS. Sementara itu, tiga urutan di bawah AS ditempati oleh negara-negara Asia, yang secara berturut-turut adalah Tiongkok (PDB 22,2 triliun dollar AS), India (6,6 triliun dollar AS), dan Jepang (6,4 triliun dollar AS).

Tahun ini, menurut Departemen Pertanian tersebut, AS mengepit angka PDB di posisi 16,8 triliun dollar AS. Pada 2006 silam, AS punya 25 persen PDB dunia. Sepanjang tahun ini, dari total PDB dunia, AS menggenggam 23 persennya. "Ini merupakan penurunan," demikian pernyataan departemen itu.

Departemen tersebut juga mengatakan, 15 tahun lagi, PDB Tiongkok adalah dua kali pencapaian tahun ini. Lantaran itu, Tiongkok menjadi kekuatan dari Asia untuk menyaingi AS.

Sementara itu, India pada tahun ini berada di posisi kedelapan. Pada 15 tahun ke depan, India melampaui Brasil, Inggris, Perancis, Jerman, dan Jepang, untuk berada satu level di bawah Tiongkok atau di posisi ketiga.

Indonesia, menurut Departemen Pertanian AS, pada 2030 mendatang menempati posisi ke-13 dari 20 besar. Angka PDB-nya 2,1 triliun dollar AS. Satu peringkat di bawah Indonesia adalah Australia, yang menggapai 1,9 triliun dollar AS.

Sementara itu, menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), hingga akhir 2014, PDB Indonesia menyentuh angka Rp 10.542,7 triliun. Pada 2015, perekonomian Indonesia dipatok tumbuh 5 persen. Angka ini mengalami penurunan ketimbang 2014 yang berada di posisi 5,2 persen.

Catatan Departemen Pertanian AS tersebut menunjukkan, posisi paling buncit pada 15 tahun ke depan akan ditempati Belanda dengan PDB 1,0 triliun dollar AS. Secara komplet, tujuh negara di bawah Indonesia dalam raihan PDB pada 2030 mendatang adalah Australia, Korea Selatan (1,9 triliun dollar AS), Spanyol (1,8 triliun dollar AS), Turki (1,6 triliun dollar AS), Arab Saudi (1,3 triliun dollar AS), Nigeria (1,0 triliun dollar AS), dan Belanda.



EditorJosephus Primus

Close Ads X