Cerita Menko Sofyan Stop "Nyandu" Rokok

Kompas.com - 17/04/2015, 20:53 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil, Jakarta, Jumat (13/3/2015). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIMenteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil, Jakarta, Jumat (13/3/2015).
|
EditorJosephus Primus


JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko), Sofyan Djalil berhasil berhenti "nyandu"  rokok sejak lulus kuliah. Diakui Sofyan tak mudah memang untuk mengentikan kebiasaan menghisap rokok.

Namun, ada cerita yang unik sekaligus seru yang ia alami saat-saat berjuang berhenti merokok. Bagaimanakah ceritanya? “Saya merokok sampai umur 30. Ceritanya, pacar saya bilang, saya tidak mau menikah sama kamu kalau kamu ngerokok,” kata Sofyan saat ngobrol dengan wartawan usai shalat Jumat (17/4/2015).

Lebih lanjut dia bilang kepada calon istrinya itu, bahwa setelah menikah Sofyan akan berhenti merokok. “Istri saya percaya pada janji saya. Begitu menikah saya tidak pernah ngerokok di rumah,” imbuh dia.

Sofyan menceritakan, waktu menikah umurnya masih 30 tahun dan belum menyabet gelar sarjana. Sofyan masuk Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada umur 25 tahun, dan lulus pada umur 31 tahun. “Waktu sudah menikah, di rumah tidak pernah merokok. Tapi kalau di kampus dan di tempat kerja, waktu itu saya kerja di Kejaksaan Agung, saya merokok tapi tidak beli, hanya dari orang lain,” kata dia lagi.

Tapi meski hanya sebatang dua batang hasil pemberian orang, toh kelakuannya tercium juga oleh sang istri. “Pulang ke rumah, bau rokok di baju, di mulut, istri saya bilang. Hari berikutnya juga begitu. Akhirnya saya bersumpah, demi Allah saya tidak akan merokok lagi,” kenangnya.

“Setelah (sumpah) itu, beratnya hari-hari pertama,” kata Sofyan terkekeh.

Namun, keteguhan hati Sofyan untuk tidak lagi menyentuh rokok pada akhirnya berhasil. Hanya dalam waktu sekitar satu bulan, Sofyan tak lagi menghisap rokok. “Jadi, masalahnya bukan bisa atau tidak bisa. Tapi mau atau tidak mau,” ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X