Kompas.com - 21/04/2015, 16:47 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan arahan agar ke depan, aparat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) lebih waspada terhadap pihak manapun agar kasus meninggalnya Yoseph Sairlela tidak terulang.

Meski Susi enggan berasumsi bahwa meninggalnya Kepala Pos Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Benjina itu ada kaitannya dengan peran Yoseph sebagai saksi kunci, namun tidak bisa dipungkiri bahwa kejadian itu erat kaitannya dengan upaya pemberantasan penangkapan ikan ilegal.

“(Jadi) Ke depan kita antisipasi. Kita sudah tahu seperti ini (resikonya) kita perangi illegal fishing untuk sumber daya alam Indonesia. Kita semua mesti waspada. Tapi (tentu) kita tidak boleh berasumsi, karena hasil visumnya belum ada,” kata Susi, di Jakarta, Selasa (21/4/2015).

Susi mengaku tidak menduga akan terjadi hal seperti yang menimpa Yoseph. Tapi umumnya, kata dia, pasti ada perlindungan saksi terhadap suatu kasus hukum.

“Kemarin kita tidak berbikir bahwa ini (Benjina) akan menjadi kasus yang seperti ini. Tapi (lagi-lagi) kita belum berasumsi apapun. Tapi satu kehilangan besar, kalau ini menjadi kasus karena beliau mengetahu banyak hal,” ucap Susi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.