Dorong Orang Belanja, Pemerintah Bakal Hapus Pajak Barang Mewah

Kompas.com - 28/05/2015, 08:09 WIB
Koleksi tas Petite Malle Louis Vuitton ELLE.CO.UKKoleksi tas Petite Malle Louis Vuitton
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain meningkatkan batas pendapatan tidak kena pajak (PTKP), pemerintah berencana menghapus pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), untuk mendorong konsumsi.

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, pemerintah akan menghapuskan PPnBM untuk beberapa barang elektronik seperti televisi, furnitur dan mebel, serta asesoris seperti tas bermerek.

"Jadi produk non-otomotif, non-kapal dibebaskan pajak barang mewahnya untuk merangsang stimulus konsumsi di masyarakat," ujar Bambang dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR-RI, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Di sisi lain Bambang berargumen, biaya yang dikeluarkan untuk mengumpulkan pajak barang mewah lebih besar dari penerimaan yang masuk. "Besar biayanya untuk mengejar barang kecil-kecil itu. Mana banyak bocor lagi," kata Bambang lagi.

Saat ini rencana tersebut tengah dikomunikasikan dengan pemangku kepentingan terkait. Kementerian Keuangan segera akan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan soal ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.