Jonan Wajibkan Pejabat Eselon II dan III Kemenhub Ikut Pelatihan Tempur Marinir

Kompas.com - 30/05/2015, 02:49 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. Icha RastikaMenteri Perhubungan Ignasius Jonan.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akan mengirim para pejabat eselon II dan III Kementerian Perhubungan untuk mengikuti pelatihan militer. Rencananya, latihan tersebut akan digelar di Pusat Pelatihan Tempur Marinir di Pasuruan, Jawa Timur.

"Kita akan kirim (pejabat eselon II dan III) yang usianya di bawah 50 tahun," ujar Jonan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (29/5/2015).

Rencana itu bukan pertama kalinya dilaksanakan Kemenhub. Sebelumnya, hampir 400 orang Kepala Unit Pelaksana Teknis Kemenhub di seluruh Indonesia dikirim ke Pusat Pelatihan Tempur Marinir di Pasuruan, Jawa Timur.

Menurut Jonan, hasil pelatihan hampir 400 kepala UPT itu tak mengecewakan. Usai latihan militer itu, kepala UPT di daerah menjadi lebih sigap dalam menghadapi berbagai permasalahan.

"Kemarin kepala UPT harus mengikuti pelatihan Kesamaptaan, sekitar 400 orang. Di Pusat Latihan Tempur Marinir di Pasuruan, Jawa Timur sukses (hasilnya)," kata Jonan.

"Makanya saya bilang ke Kepala BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) untuk kirim semua eselon II dan III yang umurnya di bawah 50 tahun," ucap Mantan Direktur Utama PT KAI itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akibat Pengetatan Larangan di China, Kapitalisasi Aset Kripto Tergerus Rp 4.320 Triliun

Akibat Pengetatan Larangan di China, Kapitalisasi Aset Kripto Tergerus Rp 4.320 Triliun

Whats New
[TREN KARIER KOMPASIANA] Rahasia Karyawan Mencapai Kinerja Terbaik | Pelamar Kerja yang Pemalu | Membangun Personal Branding

[TREN KARIER KOMPASIANA] Rahasia Karyawan Mencapai Kinerja Terbaik | Pelamar Kerja yang Pemalu | Membangun Personal Branding

Rilis
PPKM Mikro Diperketat, Pengelola Pusat Perbelanjaan Minta Insentif Pajak

PPKM Mikro Diperketat, Pengelola Pusat Perbelanjaan Minta Insentif Pajak

Whats New
Lagi, Kredivo Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Lagi, Kredivo Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Rilis
BPK Berikan Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2020

BPK Berikan Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2020

Whats New
Sudah Dapat Izin Edar, Erick Thohir Ingatkan Penggunaan Ivermectin Harus Gunakan Resep Dokter

Sudah Dapat Izin Edar, Erick Thohir Ingatkan Penggunaan Ivermectin Harus Gunakan Resep Dokter

Whats New
CPNS 2021, Ini 34 Formasi Tenaga Kesehatan yang Wajib Pakai STR

CPNS 2021, Ini 34 Formasi Tenaga Kesehatan yang Wajib Pakai STR

Whats New
BPK Temukan 6 Masalah Program PEN, Dana Rp 1,69 Triliun Tak Sesuai Ketentuan

BPK Temukan 6 Masalah Program PEN, Dana Rp 1,69 Triliun Tak Sesuai Ketentuan

Whats New
Minat Jadi Dropshipper? Persiapkan 5 Hal Ini

Minat Jadi Dropshipper? Persiapkan 5 Hal Ini

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Bisakah Kita Memahami Penderitaan Korban Pelecehan Seksual?

[KURASI KOMPASIANA] Bisakah Kita Memahami Penderitaan Korban Pelecehan Seksual?

Rilis
Gandeng Hartadinata, Antam Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro

Gandeng Hartadinata, Antam Luncurkan Perhiasan dan Emas Ukuran Mikro

Whats New
Terus Tumbuh, Uang Beredar Hampir Tembus Rp 7.000 Triliun

Terus Tumbuh, Uang Beredar Hampir Tembus Rp 7.000 Triliun

Whats New
Peserta Tapera Bakal Diperluas hingga Pegawai Swasta

Peserta Tapera Bakal Diperluas hingga Pegawai Swasta

Whats New
Teten Masduki: Izin Edar Produk Pangan Didominasi Pelaku Usaha Menengah dan Besar

Teten Masduki: Izin Edar Produk Pangan Didominasi Pelaku Usaha Menengah dan Besar

Whats New
Temukan 444 Tautan Penjualan Bahan Berbahaya di Marketplace, Kemendag Perketat Pengawasan

Temukan 444 Tautan Penjualan Bahan Berbahaya di Marketplace, Kemendag Perketat Pengawasan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X