Kerja Sama AirNav dengan NATS untuk Kembangkan Soetta Capai Rp 16,26 Miliar

Kompas.com - 04/06/2015, 01:59 WIB
Terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta tampak berkurang kepadatannya pada H-1 menjelang Lebaran, Minggu (27/7/2014). KOMPAS.com/Yohanes de Britho NeonnubTerminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta tampak berkurang kepadatannya pada H-1 menjelang Lebaran, Minggu (27/7/2014).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia menjalin kerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) dan National Air Traffic Services asal Inggris untuk meningkatkan kapasitas penerbangan Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Utama AirNav Indonesia Bambang Tjahjono menuturkan, nilai kontrak kerja sama tersebut mencapai Rp 16,26 miliar. Kontrak kerja sama ini memuat delapan paket pekerjaan, yang terdiri dari 7 paket pekerjaan inti dan 1 paket pekerjaan optional. Jangka waktu kerja sama ini selama 11 bulan.

“Kerja sama ini memberikan pelayanan navigasi penerbangan yang aman dengan kapasitas ruang udara sebagai antisipasi pertumbuhan transportasi udara yang terus tumbuh berkembang,” ucap Bambang, ditemui usai penandatanganan kerja sama, Jakarta, Rabu (3/6/2015).

Dalam kesempatan sama, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Moazzam Malik mengatakan, pemerintah Inggris Raya ingin berpartisipasi dalam membuka hambatan pengembangan aviasi di Indonesia. “Tujuannya memperluas aviasi di Indonesia, karena ini sangat penting untuk keberhasilan ekonomi Indonesia,” kata Moazzam.

Lebih lanjut Moazaam mengatakan, jika kerja sama ini berhasil maka dia berharap akan muncul kerja sama lain dengan cakupan yang lebih luas. “Kami berharap bisa membantu keberhasilan perekonomian Indonesia,” ucap Moazzam.

Sementara itu, Managing Director Services UK NATS Chaterine Mason menuturkan, sebagai penyedia jasa transportasi udara terdepan di Inggris, UK NATS sangat senang dengan kontrak kerjasama ini. Catherine menjelaskan, UK NATS sangat senang bisa memberikan konsultasi untuk pengembangan Bandara Soetta.

“Kami melihat ini sebagai awal mula kemitraan jangka panjang dengan Indonesia, untuk mewujudkan manfaat kemajuan aviasi. Langkah pertama ini akan membuat operasi lebih efisien, sementara mempertahankan tingkat pelayanan yang aman di bandara,” ucap Chaterine.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.