Jokowi Jelaskan Alasan Pergantian Dirut Bulog

Kompas.com - 08/06/2015, 17:43 WIB
Presiden Joko Widodo Kompas.com/ Indra AkuntonoPresiden Joko Widodo
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menjelaskan alasan pergantian Direktur Utama Perum Bulog Lenny Sugihat. Pergantian dilakukan guna menunjang rencana penambahan fungsi Bulog sebagai penunjang ketahanan pangan nasional.

Presiden menjelaskan, Bulog memiliki posisi strategis dalam mengelola ketahanan pangan nasional. Ia ingin Bulog dapat bekerja cepat setelah penambahan fungsinya ditetapkan secara resmi.

"Sesuai Undang-Undang memang akan segera di-perumkan, dan kita siapkan agar Bulog ke depan tidak hanya mengurus urusan beras tapi juga sembilan bahan pokok lainnya. Dan dalam rangka persiapan itu, dirutnya diganti," kata Jokowi, di Jakarta Utara, Senin (8/6/2015).

Selain itu, Presiden juga yakin penambahan fungsi Bulog tidak akan tumpang tindih dengan BUMN lain. Karena posisi Bulog adalah penyangga dan tidak berorientasi pada keuntungan semata.

Terkait penambahan fungsi Bulog, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan bahwa ke depan Bulog akan mengelola beberapa komoditas seperti beras, jagung dan kedelai.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X