Menteri Susi: Faisal Basri Sangat Tahu Dunia Bisnis yang Remang-remang...

Kompas.com - 16/06/2015, 12:39 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi pembicara pada acara CIMB Niaga Economic Forum 2015 di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2015). Forum ini bertemakan persiapan Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 dan program pemerintahan baru nawa cita. TRIBUNNEWS / HERUDINMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi pembicara pada acara CIMB Niaga Economic Forum 2015 di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2015). Forum ini bertemakan persiapan Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 dan program pemerintahan baru nawa cita.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memiliki alasan tersendiri menggandeng Faisal Basri dalam tim yang memberantas mafia penangkapan ikan ilegal (illegal fishing).

“Talentanya beliau. Beliau sangat tahu dunia bisnis Indonesia yang remang-remang, kan?” ucap Susi saat ditemui di Senayan, Senin (15/6/2015).

Susi mengatakan, Faisal memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam pemberantasan mafia minyak dan gas bumi (migas). Faisal memang baru saja merampungkan tugas sebagai Ketua Tim Reformasi dan Tata Kelola Migas yang dibentuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.

“Beliau punya pengalaman di pemberantasan mafia migas. Saya harap talenta beliau bisa kita pakai untuk membantu urusan kebijakan publik dan aturannya bersama KKP,” jelas Susi.

Sebelumnya, Faisal Basri, pengamat ekonomi politik dari Universitas Indonesia, disebut-sebut diperbantukan oleh Menteri Susi dalam pemberantasan mafia ikan. Faisal pun membenarkan ketika ditanya perihal tersebut. “Ya, sekarang saya bantuin Bu Susi,” kata Faisal saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Faisal merasa bergidik ketika ditanya soal mafia ikan. “Itu lebih ngeri. Itu nyawa taruhannya. Perbudakan ada di sana,” kata Faisal.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat, pemerintah akan mengeluarkan peraturan presiden (perpres) untuk melindungi laut dari tangan para mafia. (Baca: Faisal Basri: Mafia Ikan Lebih Ngeri, Nyawa Taruhannya...)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X