Kompas.com - 18/06/2015, 14:04 WIB
EditorErlangga Djumena
MEDAN, KOMPAS.com -   Manajer SME and BBC Development (Pengembangan UKM dan BBC) Bogasari, Beatrix Soedibyo, menyebutkan, kemitraan Bogasari dengan UKM berbasis tepung terigu akan terus ditingkatkan. 

"Ini sejalan dengan motto kemitraan Bogasari dengan UKM yaitu “Tumbuh Bersama”. Salah satu bentuk peningkatan kemitraan tersebut adalah menyelenggarakan Gelegar Hadiah Bogasari Mitra Card (BMC) setiap 3 bulan sekali dengan hadiah utama 5 Paket Umroh atau wisata rohani yang senilai," sebutnya dalam siaran pers, Kamis (18/6/2015).

Ia menyebutkan, pengundian Gelegar Hadiah BMC  2015 Tahap pertama digelar di Hotel Santika Medan, Selasa (16/6/2015) malam lalu.  “Ini merupakan apreasiasi Bogasari kepada para UKM anggota BMC di Kota Medan sebagai tempat penyelenggaraan Gelegar Hadiah BMC 2015 Tahap Pertama. Dari sekitar 1.400 UKM Mitra Bogasari yang tergabung dalam BMC di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), terbanyak berlokasi di Kota Medan kurang lebih 600 anggota," sebutnya.

Dari hasil pengundian Gelegar Hadiah BMC 2015 Tahap I tersebut,  hadiah utama berupa 5 Paket Umroh jatuh ke tangan UKM Rita Bakery dari Purwokerto, UKM Agung Sari dari Pati, UKM Golden Bakery dari Prabumulih, UKM Roti Universal dari Tasikmalaya, dan UKM Crystal Bakery dari Banjarmasin.

Adapun untuk UKM Medan, pemilik UKM Alfin Bakeri, Wariadi, menjadi salah satu  dari 10 UKM Mitra Bogasari yang yang beruntung mendapat hadiah sepeda motor.

Sementara itu, Asisten Manajer CR Region1 Bogasari, Alfonsus Wibowo, mengatajan, potensi usaha makanan berbasis terigu masih sangat potensial di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara. Hal itu tercermin dari  volume pemakaian terigu di wilayah tersebut yang terbilang besar dan terus meningkat setiap tahun.

"Sampai saat ini diperkirakan mencapai sekitar 20.000 metrik ton per bulan dan boleh dibilang terbesar untuk wilayah Pulau Sumatera. Ini sekaligus mengindikasikan potensi usaha makanan berbasis terigu di Sumut masih sangat potensial dan tidak sedikit yang meraih sukses," sebut dia.

Ia mencontohkan kesuksesaan usaha makanan berbasis terigu ini mulai dari Bolu Meranti, Bika Ambon Zulaikha, Mie Lidi, hingga Mie Aceh. “Karena itulah Bogasari terus meningkatkan manfaat kemitraan bersama UKM lewat berbagai program keanggotaan BMC. Mulai dari berbagai edukasi dan diskon pelatihan di Bogasari Baking Center (BBC), perlindungan asuransi, hingga Gelegar Hadiah BMC,” ucap Alfons.

BMC sendiri merupakan program kemitraan yang diluncurkan Bogasari tahun 2002 dan ditujukan untuk para UKM berbasis tepung terigu produk Bogasari. Sejak Program Kemitraan BMC diluncurkan tahun 2002, hingga Mei 2015 jumlah anggotanya sudah mencapai sekitar 51.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biznet Data Center dan Merkle Innovation Luncurkan Solusi Implementasi Private Cloud untuk Industri

Biznet Data Center dan Merkle Innovation Luncurkan Solusi Implementasi Private Cloud untuk Industri

Rilis
Perbedaan Gaji Kotor dan Gaji Bersih yang Perlu Kamu Tahu

Perbedaan Gaji Kotor dan Gaji Bersih yang Perlu Kamu Tahu

Earn Smart
Pemerintah Pulihkan Ratusan Izin Pertambangan yang Sempat Bermasalah

Pemerintah Pulihkan Ratusan Izin Pertambangan yang Sempat Bermasalah

Whats New
Harga Tiket Kereta Wisata Museum Ambarawa, Cara Beli, dan Sejarahnya

Harga Tiket Kereta Wisata Museum Ambarawa, Cara Beli, dan Sejarahnya

Whats New
Rupiah Melemah Tembus Rp 15.100 Per Dollar AS, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya

Rupiah Melemah Tembus Rp 15.100 Per Dollar AS, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya

Whats New
Menteri Keuangan Pakistan Mengundurkan Diri di Tengah Krisis Ekonomi

Menteri Keuangan Pakistan Mengundurkan Diri di Tengah Krisis Ekonomi

Whats New
Para Menteri Pertanian Dunia Akan Bertemu Di Bali, Ini Isu yang Dibahas

Para Menteri Pertanian Dunia Akan Bertemu Di Bali, Ini Isu yang Dibahas

Whats New
Masyarakat Sebut Pertalite 'Harga Baru' Lebih Boros, Ini Penjelasan Pertamina

Masyarakat Sebut Pertalite "Harga Baru" Lebih Boros, Ini Penjelasan Pertamina

Whats New
Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi untuk BFI Finance

Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi untuk BFI Finance

Whats New
Soal Isu Pertalite Lebih Boros, Stafsus Erick Thohir: Itu Hoaks

Soal Isu Pertalite Lebih Boros, Stafsus Erick Thohir: Itu Hoaks

Whats New
Pemerintah Janji Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Pemerintah Janji Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Whats New
Bukan Nagita Slavina, Ini Pemilik Esteh Indonesia yang Layangkan Somasi ke Konsumennya

Bukan Nagita Slavina, Ini Pemilik Esteh Indonesia yang Layangkan Somasi ke Konsumennya

Whats New
BSU Tahap 3 Hari Ini Cair, Simak Cara Cek Status Penyalurannya

BSU Tahap 3 Hari Ini Cair, Simak Cara Cek Status Penyalurannya

Whats New
 Bank BTPN Gandeng Microsoft untuk Atasi Kesenjangan di Bidang Teknologi Informasi

Bank BTPN Gandeng Microsoft untuk Atasi Kesenjangan di Bidang Teknologi Informasi

Whats New
PT KAI Optimistis Kereta Panoramic Meluncur Tahun Ini

PT KAI Optimistis Kereta Panoramic Meluncur Tahun Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.