BI Sediakan Uang Tunai Rp 125,2 Triliun selama Ramadhan dan Lebaran

Kompas.com - 25/06/2015, 17:01 WIB
Ilustrasi KONTAN/AHMAD FAUZIEIlustrasi
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memprediksi kebutuhan uang tunai untuk kebutuhan bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri pada tahun 2015 ini mencapai Rp 125,2 triliun. Angka kebutuhan ini meningkat 0,3 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 124 triliun.

Deputi Departemen Pengeloaan Uang BI Yudhi Harymukti mengungkapkan terdapat beberapa faktor yang mendorong kenaikan kebutuhan uang tunai tersebut, seperti pembayaran gaji ke-13 untuk PNS dan anggota TNI serta Polri.

Selain itu, periode awal Ramadhan bersamaan dengan liburan anak sekolah serta jumlah hari libur lebaran yang berjumlah 5 hari, lebih sedikit dibandingkan 6 hari pada tahun lalu.

"Periode Ramadhan dan Idul Fitri ini diperkirakan sebesar Rp 119,1 triliun sampai Rp 125 triliun," ujar Yudhi di Kantor BI, Kamis (25/6/2015).

Berdasarkan data BI, outflow uang pada Ramadhan akan didominasi oleh uang pecahan besar Rp 20.000 ke atas. Diperkirakan akan mencapai 91,7 persen dari total outflow. Sementara itu sisanya, sebesar 8,3 persen merupakan uang pecahan di bawah Rp 10.000.

Terkait sebaran wilayah, outflow tertinggi periode Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini diperkirakan berada di Pulau Jawa sebesar 32 persen, Jakarta sebesar 29 persen, dan Sumatera sebesar 20 persen. Menurut Yudhi, seiring pertumbuhan ekonomi dan perkembangan transaksi kartal, UYD periode lebaran mengalami peningkatan rata-rata sebesar 14,7 persen per tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X