Jelang Lebaran Uang Palsu Marak, BI Himbau Masyrakat Waspada

Kompas.com - 26/06/2015, 04:05 WIB
Kapolres Jember, Jawa Timur, AKBP Sabilul Alif, bersama Kasatreskrim Polres Jember, AKP Rony Setyadi, memamerkan uang palsu sebanyak Rp 12,2 Milyar, Senin (26/1/2015). KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoKapolres Jember, Jawa Timur, AKBP Sabilul Alif, bersama Kasatreskrim Polres Jember, AKP Rony Setyadi, memamerkan uang palsu sebanyak Rp 12,2 Milyar, Senin (26/1/2015).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menyatakan masyakarat tak perlu khawatir terhadap ketersediaan uang pada periode Ramadhan dan Lebaran 2015 kerena persediaan BI lebih dari cukup.

Namun BI juga mengimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan uang agar terhindar dari peredaran uang palsu jelang Lebaran.

"Masyarakat harus selalu cermat, dan teliti terhadap ciri keaslian uang rupiah. Ingat 3D: Dilihat, diraba, dan diterawang," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di kantor BI, Jakarta, Kamis (25/6/2015).

Peredaran yang palsu jelang Lebaran memang kerap terjadi. BI sendiri telah mempersiapkan uang tunai Rp 125,2 triliun untuk kebutuhan masyarakat saat Ramadhan dan Lebaran 2015. Sampai 24 Juni 2015 kemarin, penarikan uang tunai itu sudah mencapai Rp 6,6 triliun.

"Realisasinya sampai 24 Juni kemarin sudah Rp 6,6 triliun atau 5,3 persen dari proyek di Rp 125,2 triliun," kata Deputi Departemen Pengeloaan Uang BI Yudhi Harymukti.

Menurut dia, realisasi penarikan uang tunai tersebut berada di wilayah Jawa sebesar Rp 4,1 triliun atau 5,4 persen dari proyeksi Rp 76 triliun selama Ramadhan dan Lebaran. Sedangkan realisasi penarikan uang tunai di Sumatera mencapai Rp 1,5 triliun, Sulawesi-Maluku-Papua-Bali-Nusa Tenggara mencapai Rp 600 miliar, dan Kalimantan mencapai Rp 400 miliar.

Sementara itu, penarikan uang dalam kegiatan kas keliling mencapai Rp 56,9 miliar yang mayoritas di wilayah Jawa sebesar Rp 18,7 miliar, Kalimantan Rp 16 miliar, Sulawesi-Maluku-Palua-Bali-Nusa Tenggara mencapai Rp 12,2 miliar, dan Sumatera Rp 9,1 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X