Go-Jek, "Startup" Lokal dengan Pertumbuhan Nomor Satu

Kompas.com - 01/07/2015, 22:38 WIB
Suasana pangkalan gojek di kawasan Blok C Tanah Abang, Jumat (19/6/2015) siang. KOMPAS.com/Aldo FenalosaSuasana pangkalan gojek di kawasan Blok C Tanah Abang, Jumat (19/6/2015) siang.
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com -
PT Gojek Indonesia mengklaim sebagai perusahaan start up dengan pertumbuhan terbesar di Indonesia. Perusahaan aplikasi pemesan jasa ojek juga pengiriman paket ini akan terus berekspansi.

Founder sekaligus CEO Gojek Indonesia Nadiem Makarim menyatakan, sejak diluncurkan pada Januari 2015, jumlah pengojek yang ada di Gojek selalu bertambah. Dia bilang, hingga kini, jumlah pengojek di Gojek telah mencapai 10.000 orang.

"Kami bangga karena kami menjadi start up buatan Indonesia dengan tingkat pertumbuhan nomor satu di Indonesia. Terlihat dari jumlah yang download sebesar 500.000 lebih. Pengojek ada 10.000 yang tersebar di empat kota Indonesia," kata Nadiem dalam konferensi pers Gojek Street Safety, Selasa (30/6/2015).

Empat kota yang sudah dimasuki Gojek adalah Jabodetabek, Bali, Bandung, Surabaya. Nadiem masih merahasiakan ekspansi kota mana lagi dan berapa target pengojek yang ingin direkrutnya sampai akhir tahun. Menurut Nadiem, saat ini ada 200 tukang ojek yang mengajukan lamaran untuk menjadi pengojek di Gojek.

"Tentunya target kami merekrut pengojek dengan proporsi yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan yang ada di pasar," terangnya tanpa menyebut angka pastinya.

Sayang, Nadiem enggan mengungkap berapa nilai investasi yang telah dikucurkan oleh perusahaan. Yang jelas, pihaknya, akan memperkaya fitur-fitur yang ada di Gojek. Fitur akan disesuaikan dengan kebutuhan dan memiliki semangat nasionalisme.

"Masalah uang-uangan, investasi, jumlah order saya tidak bisa disclose," ucap Nadiem. (Merlinda Riska)



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X