Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dongkrak Perekonomian yang Lesu, Pemerintah Berkomitmen Tarik Investasi Asing

Kompas.com - 09/07/2015, 17:08 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah mendorong perekonomian Indonesia yang lesu dengan menarik dana investasi dari berbagai negara.

Pesiden Joko Widodo mengungkapkan dana yang akan ditarik itu untuk mendongkrak pembangunan infrastruktur di Indonesia. “Dana itu bukan utang konsumtif, bukan utang untuk subsidi BBM, ini yang harus dibedakan masyarakat,” ujar Presdien alam acara ISEI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Jokowi yakin dengan masuknya dana itu, ekonomi Indonesia pada 2015 ini akan terdorong 0,1 sampai 0,5 persen. Bahkan Presiden optimistis stimulis yang terus dilakukan pemrintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih besar pada 2016 yaitu 0,5 sampai 1 persen. Menurut Presiden, buruknya infarstruktur menjadi saah satu hambatan utama perekonomian nasional.

Oleh karena itu, kata dia, perbaikan infrastruktur sangat penting untuk mengurangi biaya logistic yang saat ini masih sangat tinggi.

"Kita akan bangun 24 pelabuhan di Tanah Air. Lalu ada lagi pembangunan Tol Sumtera sepanjang 2.600 kilometer. Lalu untuk medukung kemandirian pangan , saat ini kita sedang bangun 13 bendungan besar untuk pengairan sawah, “ kata dia,

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+