Wapres: Subsidi Listrik Akan Dialokasikan untuk Pembangunan Infrastruktur

Kompas.com - 14/07/2015, 19:48 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Icha RastikaWakil Presiden Jusuf Kalla.
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan bahwa anggaran hasil pemangkasan subsidi listrik akan disalurkan untuk pembangunan infrastruktur pembangkit listrik. Upaya ini diperlukan guna memenuhi 100 persen kebutuhan listrik nasional.

"Untuk pembangunan listrik yang lain karena kita kan belum 100 persen dapat memenuhi kebutuhan liistrik nasional," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (14/7/2015).

Pemerintah tengah mengkaji kemungkinan menyalurkan subsidi listrik secara langsung kepada 15,5 juta warga miskin. Awalnya, pemerintah bersama DPR menyepakati anggaran subsidi Rp 71 triliun dengan asumsi 44 juta pelanggan penerima subsidi. Alokasi anggaran untuk subsidi listrik ini bisa berkurang Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun dengan asumsi 15,5 juta warga penerima subsidi.

Kalla menilai mekanisme pemberian subsidi listrik secara langsung ini akan lebih efektif dan tepat sasaran.

"Bukan per orang tetapi per keluarga yang memakai listrik. Hanya orang yang benar-benar tidak mampu membayar listrik yang diberikan subsisi. Itu kan dasar subsidi itu, tidak mensubsidi jumlah watt-nya tetapi orangnya yang tidak mampu," tutur Kalla.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X