IHSG Bisa Terseret Pelemahan Rupiah

Kompas.com - 24/07/2015, 08:12 WIB
Papan yang menunjukkan pergerakan indeks perdagangan saham di Jakarta, beberapa waktu lalu.

KOMPAS/HERU SRI KUMOROPapan yang menunjukkan pergerakan indeks perdagangan saham di Jakarta, beberapa waktu lalu.
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan bisa datang lagi ke pasar saham pada hari ini, Jumat (24/7/2015). Selain aktivitas pasar belum sepenuhnya normal usai libur Lebaran, efek pelemahan rupiah terus menghantui pasar.

Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpeleset 0,08 persen menjadi 4.902,84. Investor asing kembali mencatatkan net sell senilai Rp 137,94 miliar. "Pasar baru normal paling cepat awal pekan depan," kata Analis Minna Padi Investama, Andre Setiawan, Kamis (23/7/2015).

Fadli, analis Net Sekuritas, menilai terjerembabnya rupiah di hadapan dollar AS berandil menekan IHSG. Di pasar spot, kemarin, rupiah di posisi Rp 13.420 per dollar AS. Ini adalah level terendah rupiah terhadap dollar AS sejak 17 tahun terakhir. Namun, Andre memprediksikan, IHSG hari ini bergerak sideways dengan kecenderungan menguat.

Krisis utang Yunani yang perlahan mereda dan isu kenaikan suku bunga The Fed tahun ini tak lagi mengejutkan pasar. Prediksinya, hari IHSG bergerak dalam rentang 4.854-4.927. Fadli juga melihat IHSG berpeluang naik tipis lantaran minim sentimen dari dalam negeri. Aksi The Fed masih menjadi perhatian pasar.

Menurut Fadli, hari ini IHSG bergerak dalam rentang 4.850-4.950 dengan kecenderungan menguat. (Widiyanto Purnomo)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Kontan
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X