Kompas.com - 04/08/2015, 08:40 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Pelindo II R.J Lino mengaku sudah lelah menyuarakan persoalan waktu inap barang (dwell time) di Pelabuhan Tanjung Priok. Sejak beberapa tahun lalu, Lino mengaku sudah menyuarakan persoalan itu namun tak ditanggapi.

"Lihatkan Kementerian Perdagangan bagaimana (sekarang terlibat suap). Saya sudah capek teriak-teriak sejak 5 Tahun lalu terkait hal ini (dwell time)," ujar Lino usai rapat koordinasi terkait dwell time di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (3/8/2015).

Dia menilai, kritisnya masalah dwell time di Pelabuhan Tanjung Priok lantaran sudah sejak lama kementerian dan lembaga membuat aturan sendiri-sendiri. Akhirnya kata dia, aturan-aturan tersebut malah membuat sulit masyarakat. Oleh karena itu, Lino mengatakan perlu adanya suatu sistem perizinan satu pintu sehingga pengajuan izin barang di pelabuhan bisa diurus hanya melalui sistem tersebut.

Selama ini lanjut dia, setiap kementerian dan lembaga memiliki sistem perizianan sendiri-sendiri sehingga virus proses lama untuk menyelesaikan perjalanan tersebut.

Sebelumnya, Lino sempat mengatakan bahwa sandiwara besar mulai terkuak. Pernyataan itu dilontarkan Lino seusai polisi menggeledah dan menetapkan beberapa pegawai Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebagai tersangka terkait waktu inap barang atau dwell time di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Bener kan. Saya bilang kan, kalian enggak percaya kan, itu kan saya bilang sandiwara besarsemua kan. Jadi dwelling time itu proses dokumen, bukan dengan saya (Pelindo II). Selama ini kan kalian (media), waktu masalah dwelling time, (beritakan) kalau saya yang salah. Tapi lihatlah (sekarang)," ujar Lino di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Jumat (31/7/2015).

Lebih lanjut, Lino meyakini masih banyak kejanggalan yang akan terkuak seusai adanya tersangka dalam jajaran Kemendag. "Itu bagian besar dari sandiwara. Lihat, sekarang sandiwaranya mulai terbuka satu per satu. Masih banyak itu," kata dia. (baca: Dirut Pelindo II Sebut Sandiwara Besar Mulai Terkuak)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Aturan Baru Tata Kelola Minyak Goreng Curah, Ini Rinciannya

Ada Aturan Baru Tata Kelola Minyak Goreng Curah, Ini Rinciannya

Whats New
PPS Tinggal Sebulan, DJP: Lapor Harta Jangan Nunggu Akhir Bulan...

PPS Tinggal Sebulan, DJP: Lapor Harta Jangan Nunggu Akhir Bulan...

Whats New
Melesat 13,6 Persen, Berapa Uang Beredar di Indonesia Saat Ini?

Melesat 13,6 Persen, Berapa Uang Beredar di Indonesia Saat Ini?

Whats New
Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Whats New
CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

Whats New
Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Whats New
Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Whats New
IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

Whats New
IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

Whats New
Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Whats New
Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Whats New
Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Whats New
Dalam Sepekan, JD.ID, LinkAja, dan Zenius Mem-PHK Karyawannya

Dalam Sepekan, JD.ID, LinkAja, dan Zenius Mem-PHK Karyawannya

Whats New
Jadi Agenda Presidensi G20, Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia Diharapkan Sasar Kota Besar

Jadi Agenda Presidensi G20, Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia Diharapkan Sasar Kota Besar

Whats New
Ini 3 Konglomerat Sawit RI yang Pilih Berkantor Pusat di Singapura

Ini 3 Konglomerat Sawit RI yang Pilih Berkantor Pusat di Singapura

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.