Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lebih dari 9.000 Hektar Lahan Tambang Batubara Dikembalikan ke Negara

Kompas.com - 07/08/2015, 11:07 WIB
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com 
— Sebanyak 9.026 hektar lahan pertambangan batubara dikembalikan ke negara, menyusul penandatanganan 10 amandemen perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B).

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM Adhi Wibowo mengatakan, pengembalian lahan tambang batubara itu mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. UU itu berisi amanat mengenai adanya penciutan lahan maksimal sebesar 15.000 hektar.

"Penciutan luas wilayah itu bagian dari renegosiasi kontrak. Mereka sudah sepakat untuk melepas sebagian wilayah tambangnya," kata Adhi, Kamis (6/8/2015).

Adhi menuturkan, dalam amandemen PKP2B yang sudah ditandatangani pada 5 Agustus kemarin, masih ada wilayah pertambangan dengan luas lebih dari 15.000 hektar. Hal ini dimungkinkan sepanjang pemegang PKP2B mampu menunjukkan rencana jangka panjang hingga kontrak berakhir.

"Rencana kerja mereka itu kan membutuhkan lahan yang tidak semuanya jadi wilayah produksi, tetapi juga area penunjang," ujarnya.

Ia mengatakan, 9.026 hektar lahan itu bakal ditetapkan menjadi wilayah pencadangan negara (WPN). Lahan tersebut bisa ditawarkan kepada badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), ataupun badan usaha swasta.

"Tentunya ini melalui mekanisme lelang. Kami prioritaskan kepada BUMN dan BUMD. Jika mereka tidak tertarik, maka ditawarkan kepada swasta," katanya. (Pratama Guitarra)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+