Menteri Rizal Ramli Kritik Program 35.000 Megawatt Jokowi

Kompas.com - 14/08/2015, 04:18 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan target pemerintah membangun pembangkit listrik 35.000 megawatt terlalu sulit dicapai. Bahkan, dia menilai bahwa proyek yang dicanangkan Jokowi hinga 2019 itu tak masuk akal.

"Saya akan minta Menteri ESDM dan DEN (Dewan Energi Nasional) untuk lakukan evaluasi ulang mana yang betul-betul masuk akal. Jangan kasih target terlalu tinggi tapi capainya susah, supaya kita realistis." ujar Rizal Ramli di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Menurut mantan Menteri Koordinator Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu, target pembangunan 35.000 megawatt semakin besar lantaran ditambah dengan sisa target pembangunan 7.000 megawatt listrik peninggalan pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Jadi total pembangunan Pembangkit listrik hingga tahun 2019 menjadi 42.000 megawatt. Di sisi lain, kata dia, Perusahaan Listrik Negara (PLN) tak mampu lagi membiayai seluruh proyek yang ditargetkan pemerintah itu lantaran investasinya yang besar.

Oleh karena itu, opsi pembangunannya harus menggunakan dana swasta nasional dan asing. Namun negosiasi Power Purchase Agreement (PPA) di Indonesia membutuhkan waktu 2 hingga 3 tahun. "Kami akan kejar supaya bisa beres dalam 3 bulan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Bulan Berjuang Lepas dari 'Jurang' Pailit, Bos Garuda Puji Profesionalitas Para Kru

7 Bulan Berjuang Lepas dari "Jurang" Pailit, Bos Garuda Puji Profesionalitas Para Kru

Whats New
Dari Desa ke Kancah Dunia, Shopee Dukung UMKM Lokal Berjaya di Pasar Global

Dari Desa ke Kancah Dunia, Shopee Dukung UMKM Lokal Berjaya di Pasar Global

Whats New
Erick Thohir: Terminal Kijing Perkuat Ekosistem Industri Pelabuhan Nasional

Erick Thohir: Terminal Kijing Perkuat Ekosistem Industri Pelabuhan Nasional

Whats New
Digugat Rp 11 Triliun di PN Jaksel, Bos Bluebird: Itu Bukan Cerita Baru

Digugat Rp 11 Triliun di PN Jaksel, Bos Bluebird: Itu Bukan Cerita Baru

Whats New
Subsidi Jadi Andalan Pemerintah Cegah Kenaikan Harga Energi

Subsidi Jadi Andalan Pemerintah Cegah Kenaikan Harga Energi

Whats New
“Mainan” Bernama 'Dwelling Time'

“Mainan” Bernama "Dwelling Time"

Whats New
Pelabuhan Pontianak Segera Digantikan Terminal Kijing, Apa Sebabnya?

Pelabuhan Pontianak Segera Digantikan Terminal Kijing, Apa Sebabnya?

Whats New
Bos Garuda: Pandemi Covid-19 Membuka Kotak Pandora Garuda Indonesia

Bos Garuda: Pandemi Covid-19 Membuka Kotak Pandora Garuda Indonesia

Whats New
Dari Fitur Ekspor Produk hingga Voucher Cashback, Ini Rangkaian Fitur Baru Shopee untuk Pengusaha Lokal

Dari Fitur Ekspor Produk hingga Voucher Cashback, Ini Rangkaian Fitur Baru Shopee untuk Pengusaha Lokal

Whats New
Ini Strategi Badan Pangan Nasional Cegah Fluktuasi Harga DOC, Telur dan Daging Ayam

Ini Strategi Badan Pangan Nasional Cegah Fluktuasi Harga DOC, Telur dan Daging Ayam

Whats New
Jelang Pengumuman Inflasi AS, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat

Jelang Pengumuman Inflasi AS, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat

Whats New
Bank Jago Gandeng GoTo Financial Luncurkan Layanan Jago Merchant, Ini Manfaatnya

Bank Jago Gandeng GoTo Financial Luncurkan Layanan Jago Merchant, Ini Manfaatnya

Whats New
Daftar 100 Perusahaan Terbesar di RI Versi Fortune Indonesia

Daftar 100 Perusahaan Terbesar di RI Versi Fortune Indonesia

Whats New
Melenggang di Zona Hijau, IHSG Ditutup Menguat 0,23 Persen

Melenggang di Zona Hijau, IHSG Ditutup Menguat 0,23 Persen

Whats New
Ada Potensi Ekonomi yang Besar, Jokowi Buka Kesempatan Investasi di Terminal Kijing

Ada Potensi Ekonomi yang Besar, Jokowi Buka Kesempatan Investasi di Terminal Kijing

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.