Pemerintah Siapkan Bantuan Tunai Rp 10,8 Triliun untuk Rumah Tangga Miskin 2016

Kompas.com - 16/08/2015, 16:02 WIB
Direktur Megawati Institute, Dr. Arif Budimanta, saat jumpa pers di Hotel Padjajaran Suite, Kota Bogor, Selasa(29/04/2014). Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan keinginan Joko Widodo, bakal calon presiden 2014 dari Partai PDI Perjuangan untuk mendirikan bank pertanian. K97-14 KOMPAS.com/ RAMDHAN TRIYADI BEMPAHDirektur Megawati Institute, Dr. Arif Budimanta, saat jumpa pers di Hotel Padjajaran Suite, Kota Bogor, Selasa(29/04/2014). Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan keinginan Joko Widodo, bakal calon presiden 2014 dari Partai PDI Perjuangan untuk mendirikan bank pertanian. K97-14
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah menyiapkan anggaran bantuan tunai bersyarat atau conditional cash transfer sebesar Rp 10,8 triliun untuk 6 juta rumah tangga sasaran tahun 2016.

Staf Khusus Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Arif Budimanta, mengatakan, conditional cash transfer merupakan program yang akan dijalankan oleh Kementerian Sosial.

“Itu programnya nanti ada di Kementerian Sosial yang dikoordinasikan Kemenko PMK. Sudah dianggarkan di RAPBN 2016. Per bulannya dapat Rp 150.000, selama 12 bulan,” kata Arif ditemui usai diskusi, di Jakarta, Minggu (15/8/2015).

Adapun syarat yang dimaksud adalah penerima bantuan memiliki anak di usia sekolah. Arif mengatakan, program ini bertujuan mewujudkan program wajib belajar 12 tahun.

Diharapkan, bantuan ini meningkatkan pembangunan manusia. Dengan demikian, ketimpangan antara kaya dan miskin juga berkurang. Dalam pokok-pokok asumsi makro RAPBN 2016, pemerintah menargetkan indeks rasio dini di level 0,39.

“Saya rasa dengan politik anggaran dan konsistensi kerja sama pemerintah pusat dan daerah, (target) itu bisa tercapai,” ucap Arif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.