Usai Upacara Bendera, Warga Mamuju Mengantre Bahan Pokok Gratis

Kompas.com - 17/08/2015, 09:40 WIB
Pembagian sembako murah di Mamuju oleh BUMN, Senin (17/8/2015) Kompas.com/ Bambang PJPembagian sembako murah di Mamuju oleh BUMN, Senin (17/8/2015)
EditorBambang Priyo Jatmiko
MAMUJU, KOMPAS.com — Warga Kota Mamuju Sulawesi Barat bersemangat mendapatkan jatah paket bahan pokok murah dalam rangka peringatan HUT Ke-70 RI yang diselenggarakan oleh sejumlah perusahaan pelat merah yang dikoordinasikan oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

Acara digelar seusai upacara bendera yang diikuti oleh karyawan berbagai perusahaan milik negara yang beroperasi di daerah ini serta masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, 2.061 paket dibagikan kepada warga yang dinilai kurang mampu, dengan harga diskon hingga 70 persen. Paket tersebut berisi beras 5 kg, gula pasir 2 kg, dan minyak goreng 1 liter yang keseluruhan dihargai Rp 30.000.

Direktur Utama RNI Didik Prasetyo menuturkan, harga normal di pasaran untuk satu paket tersebut sebesar Rp 100.000. "Namun, kami memberikan diskon hingga 70 persen. Ini merupakan salah satu kegiatan CSR BUMN untuk membantu warga yang kurang mampu di daerah ini," ujarnya, Senin (17/8/2015).

Warga yang bisa mendapatkan paket ini adalah mereka yang telah mendapatkan kupon. Khusus pada pembagian hari ini, jumlah yang didistribusikan adalah sekitar 500 paket. Sisanya akan dibagikan melalui pengurus PKK Provinsi Sulawesi Barat.

Total dana yang dikeluarkan untuk kegiatan ini sekitar Rp 206 juta. Dana tersebut ditanggung oleh BUMN-BUMN yang beroperasi di wilayah Sulawesi Barat.

Sarti (45), seorang warga yang ikut mengantre, mengaku senang dengan kegiatan ini lantaran dia bisa mendapatkan paket bahan pokok dengan harga miring. Karena itu, dia sudah menunggu di lokasi sejak pagi, meskipun panitia belum menyiapkan pembagian.

"Senang sekali. Kalau dihitung, harga paket ini di pasar Rp 95.000-Rp 100.000. Di sini cuma bayar Rp 30.000," katanya. Dia berharap, kegiatan serupa sering dilaksanakan agar masyarakat yang kurang mampu bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga murah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Rilis
Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Whats New
Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Whats New
Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Whats New
Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

Rilis
IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

Whats New
Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Whats New
Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Whats New
Mau Jadi Pemenang Lelang di Lelang.go.id? Ini Tips Kemenkeu

Mau Jadi Pemenang Lelang di Lelang.go.id? Ini Tips Kemenkeu

Spend Smart
Minat Work From Bali? Ini 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan

Minat Work From Bali? Ini 4 Hal yang Perlu Dipersiapkan

Whats New
Buktikan Kepedulian akan Pasien Covid-19, “Pengusaha Peduli NKRI” Gelar Donor Plasma Konvalesen

Buktikan Kepedulian akan Pasien Covid-19, “Pengusaha Peduli NKRI” Gelar Donor Plasma Konvalesen

Rilis
Pelindo II Tindak Tegas 12 Pelaku Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

Pelindo II Tindak Tegas 12 Pelaku Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

Whats New
Masih Terbebani The Fed, Harga Bitcoin Lanjutkan Penurunan

Masih Terbebani The Fed, Harga Bitcoin Lanjutkan Penurunan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X