2 PLTP Bisa Penuhi Kebutuhan Listrik 220.000 Rumah Tangga

Kompas.com - 18/08/2015, 10:06 WIB
Proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Unit III dan IV milik PT Pertamina Geothermal Energy di Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Senin (17/8/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINProyek pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Unit III dan IV milik PT Pertamina Geothermal Energy di Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Senin (17/8/2015).
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) memperkirakan pembangunan dua unit pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Ulubelu, Lampung, dapat rampung pada 2017.

Pertamina mengklaim pembangunan tambahan dua unit PLTP tersebut mampu memenuhi kebutuhan listrik untuk 440.000 rumah tangga di Lampung.

"Dengan dua unit saja, diperkirakan 220.000 rumah tangga di Lampung, dapat terpenuhi kebutuhan listriknya," ujar Direktur PT Pertamina Geothermal Energy Irfan Zainuddin, saat ditemui di lokasi pengeboran sumber panas bumi di Ulubelu, Lampung, Senin (17/8/2015).

Sebelumnya, PT PGE telah menyediakan dua sumber uap panas bumi yang kini telah selesai dibangun menjadi PLTP Unit I dan II. Adapun pembangunan dan pengelolaan kedua PLTP tersebut saat ini dilakukan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Sementara untuk saat ini, PT PGE tengah berupaya merampungkan pengeboran sumber-sumber uap panas bumi dan pembangunan PLTP Unit III dan IV. Rencananya, kedua PLTP tersebut akan dikelola langsung oleh PT PGE. Adapun satu unit PLTP dapat menghasilkan energi listrik sebesar 55 megawatt.

Untuk itu, jika rata-rata rumah tangga menggunakan daya listrik sebesar 500 watt, maka keempat PLTP tersebut diperkirakan dapat memenuhi lebih kurang 440.000 rumah tangga di Lampung, yang didistribusikan menggunakan transmitter milik PLN.

"Sekarang baru 13 persen kebutuhan listrik rumah tangga yang terpenuhi di Lampung. Harapannya, dengan tambahan dua unit, akan tercapai target pemenuhan sebesar 20 persen di Lampung," kata Irfan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.