Kompas.com - 18/08/2015, 13:51 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan realisasi tol laut banyak dipertanyakan publik lantaran realisasinya belum banyak terlihat hingga hampir satu tahun jalannya pemerintahan di bawah komando Presiden Jokowi.

Lantas apa kabar tol laut itu? Direktur Transportasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Prihantono menuturkan bahwa tol laut merupakan suatu konsep memperkuat jalur pelayaran yang di dititikberatkan pada Indonesia bagian timur.

Implementasi tol laut diawali dengan penentuan dua pelabuhan hub (nasional) berdasarkan sebaran wilayah serta muatannya dan mampu melayani kapal-kapal niaga besar di atas 3.000 teus atau sekelas kapal panamax 6.000 TEUs.

Dua pelabuhan hub yang ditentukan tersebut yaitu Pelabuhan Kuala Tanjung di Sumatera Utara dan Pelabuhan Bitung di Sulawesi Utara. Selain itu, hingga 2019 nanti, tol laut juga akan mencakup pengembangan 24 pelabuhan strategis di Indonesia yang akan dikembangkan bersama BUMN yakni Pelindo dengan nilai investasi Rp 243,6 triliun, pengembangan short sea shipping (Rp 7,5 triliun), pembangunan fasilitas kargo umum dan bulk (Rp 40,6 triliun).

Selain itu juga dilakukan pengembangan pelabuhan komersil dan non komersil (Rp 189,6 triliun), pembangunan transportasi multi moda ke pelabuhan (Rp 50 triliun), revitalisasi industri galangan kapal (Rp 10,8 triliun), kebutuhan kapal untuk 5 tahun (Rp 101,7 triliun), kebutuhan kapal patroli (Rp 6 triliun), dan percepatan pembangunan lama yang belum tercapai (Rp 50 triliun).

Jadi kata Bambang, total investasi untuk mewujudkan tol laut Jokowi sekitar Rp 700 triliun. Tahun ini kata dia, pengembangan 24 pelabuhan, pengembangan short sea shipping, dan pengembangan sumberdaya manusia di pelabuhan sudah dilakukan. Sementara untuk tahun 2016, pemerintah akan mulai mengembangkan industri galangan kapal bersama BUMN, pengembangan pelabuhan subsider, pengembangan pelayaran rakyat, dan pengembangan multi moda dati dan ke pelabuhan.

"Pemerintah pada 2016 nanti Rp menganggarkan Rp 34,4 triliun dimana untuk transportasi laut Rp 13,6 triliun, untuk angkutan penyeberangan Rp 5,4 triliun, khusus untuk pengembangan pelabuhan oleh Pelindo Rp15,2 triliun," kata dia.

Alokasi dana yang ada dalam RAPBN 2016 itu merupakan suatu bukti bahwa pemerintah tetap fokus pada pembangunan tol laut yang merupakan prioritas pemerintah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BRI akan Usut dan Tangkap Pelaku Penipuan Berkedok Kurir Paket

BRI akan Usut dan Tangkap Pelaku Penipuan Berkedok Kurir Paket

Whats New
Platform Penyedia Lowongan Kerja Glints PHK Karyawan, CEO Ungkap Penyebabnya

Platform Penyedia Lowongan Kerja Glints PHK Karyawan, CEO Ungkap Penyebabnya

Whats New
Harga Minyak Dunia Lanjut Melemah, Dekati 70 Dollar AS per Barrel

Harga Minyak Dunia Lanjut Melemah, Dekati 70 Dollar AS per Barrel

Whats New
Tekanan IHSG Berlanjut Hingga Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Ini

Tekanan IHSG Berlanjut Hingga Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Ini

Whats New
Saham GOTO ARB Berjilid-jilid, Manajemen Buka Suara Lewat 'Public Expose Insidentil'

Saham GOTO ARB Berjilid-jilid, Manajemen Buka Suara Lewat "Public Expose Insidentil"

Whats New
Simak 10 Saham Paling Diminati Investor Pada Perdagangan Kemarin

Simak 10 Saham Paling Diminati Investor Pada Perdagangan Kemarin

Whats New
Setelah Izin Usaha Wanaartha Life Dicabut, Uang Nasabah Bisa Kembali?

Setelah Izin Usaha Wanaartha Life Dicabut, Uang Nasabah Bisa Kembali?

Whats New
Berkat IPO Blibli Rp 8 Triliun, Hartono Bersaudara Amankan Posisi Orang Terkaya Se-Indonesia

Berkat IPO Blibli Rp 8 Triliun, Hartono Bersaudara Amankan Posisi Orang Terkaya Se-Indonesia

Whats New
Defisit APBN 2022 Bisa Susut Jadi 2,8 Persen dari PDB, Kemenkeu: Modal Baik untuk 2023

Defisit APBN 2022 Bisa Susut Jadi 2,8 Persen dari PDB, Kemenkeu: Modal Baik untuk 2023

Whats New
Cerita Korban Gagal Bayar Wanaartha Life: Agen Bolak-balik ke Rumah Tahu Suami Baru Pensiun dari TNI...

Cerita Korban Gagal Bayar Wanaartha Life: Agen Bolak-balik ke Rumah Tahu Suami Baru Pensiun dari TNI...

Whats New
Menakar Harga Rights Issue BBTN yang Belum Juga Ditentukan

Menakar Harga Rights Issue BBTN yang Belum Juga Ditentukan

Whats New
Bantah Mau 'Suntik Mati' KA Argo Parahyangan demi Kereta Cepat, Kemenhub: Belum Ada Konsepnya

Bantah Mau "Suntik Mati" KA Argo Parahyangan demi Kereta Cepat, Kemenhub: Belum Ada Konsepnya

Whats New
[POPULER MONEY] Derita Korban Gagal Bayar Wanaartha Life, Uang Pensiun Ludes | Mendag Sebut Harga Ayam Terlalu Murah

[POPULER MONEY] Derita Korban Gagal Bayar Wanaartha Life, Uang Pensiun Ludes | Mendag Sebut Harga Ayam Terlalu Murah

Whats New
Kode Bank Syariah Indonesia untuk Keperluan Transfer Antarbank

Kode Bank Syariah Indonesia untuk Keperluan Transfer Antarbank

Spend Smart
4 Cara Mudah Cek Resi JNE secara Online, Bisa lewat HP

4 Cara Mudah Cek Resi JNE secara Online, Bisa lewat HP

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.