PLN Teken MoU Pengembangan Pembangkit Listrik Energi Laut

Kompas.com - 19/08/2015, 20:51 WIB
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com – PT PLN (Persero) meneken nota kesepahaman (MoU) pengembangan pembangkit listrik energi laut dengan pengembang independen asal Inggris, SBS International Limited. Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut kapasitas 12 megawatt (MW) di Selat Alas dan Selat Lombok, NTB dan di Selat Badung, Bali tersebut merupakan pengembangan pembangkit listrik energi laut skala komersial pertama di Indonesia.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir dan Board of Directors SBS perwakilan Indonesia Michael J. Spencer, di ajang Energi Baru dan Terbarukan Conference Expo (EBT Conex), pada Rabu (19/8/2015). “Pembangkit dari arus laut tersebut rencananya akan dikembangkan dan dimulai dengan total kapasitas 12 MW,” tulis Sekretaris Perusahaan PLN Adi Supriono dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut dia bilang, inisiatif tersebut akan dikembangkan hingga 140 MW berdasarkan potensi yang ada dengan biaya 350 juta dollar AS, atau setara Rp 4,83 triliun (kurs Rp 13.800). PLN yakin, teknologi pembangkit listrik tenaga arus laut ini tidak hanya membantu mengurangi biaya bahan bakar fosil, namun juga akan meningkatkan keamanan energi Indonesia. “Kolaborasi antara PLN dan SBS akan mengakselerasi Indonesia ke masa depan dan akan menghemat waktu dan biaya untuk riset dan pengembangan pembangkit listrik arus laut secara komersial,” tulis PLN.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.