Mentan Sebut Harga Daging Ayam Melambung karena Libur Panjang Lebaran

Kompas.com - 21/08/2015, 02:42 WIB
Pedagang daging ayam melayani pembeli di Pasar Senen, Jakarta, Senin (15/6/2015). Jelang Ramadhan, harga beberapa kebutuhan pokok mulai merangkak naik, mulai dari harga cabai, daging ayam dan daging sapi. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESPedagang daging ayam melayani pembeli di Pasar Senen, Jakarta, Senin (15/6/2015). Jelang Ramadhan, harga beberapa kebutuhan pokok mulai merangkak naik, mulai dari harga cabai, daging ayam dan daging sapi.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengakui adanya fluktuasi harga daging ayam di pasaran. Dia menyebut, salah satu faktor penyebab naiknya harga daging ayam itu lantaran adanya libur panjang saat Lebaran lalu.

"Ternyata fluktuasi harga yang terjadi disebabkan beberapa hal. Pertama di saat Lebaran, ada liburan panjang. Karena itu peternak ayam tidak memelihara ayam. Tidak chick in, istilahnya. Itu dari tanggal 13 sampai 20 Juli 2015," ujar Amran di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Lebih lanjut, dia menuturkan, akibat peternak tak melakukan chick in itu, muncul penyebab kedua, yaitu terjadinya kekurangan suplai kepada para pedagang. Namun hari ini, kata dia, stok sudah normal kembali dan harga daging ayam di tingkat petani sudah Rp 17.000 hingga Rp 20.000 per kilogram.

"Harga di tingkat peternak itu tidak pernah berubah. Sesungguhnya tidak pernah berubah. Kami sepakat satu sampai dua minggu ke depan harga stabil," kata dia.

Ucapan Amran yang menyebut harga daging ayam melonjak karena libur panjang itu, diamini oleh Ketua Asosiasi Rumah Potong Hewan Unggas Indonesia Achmad Dawami.  Menurut dia, selain ada libur panjang saat Lebaran, tanggal 17 Agustus yang jatuh pada hari Senin juga menjadi faktor kenaikan harga daging ayam.

"Dan baru kali ini, 30 hari setelah Lebaran pas 17 Agustus. Ini faktor yang kami kurang antisipasi. Mana libur saat 17 Agustus itu Sabtu, Minggu, dan Senin libur. Jadi, libur panjang, long weekend," kata dia.

Berdasarkan keterangan gabungan pengusaha unggas, Kementan menyakini harga daging ayam tak akan melebihi Rp 40.000 per kilo gram. Apabila di beberapa daerah mencapai lebih dari Rp 40.000, Kementan menduga harga daging ayam tersebut merupakan harga per ekor, bukan per kilogram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kementan menyatakan bahwa harga daging ayam per kilogram yang diterima konsumen seharusnya di bawah Rp 40.000, yaitu Rp 37.000 hingga Rp 38.000.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Sepekan Turun 0,52 Persen, Kapitalisasi Jadi Rp 7.233 triliun

IHSG Sepekan Turun 0,52 Persen, Kapitalisasi Jadi Rp 7.233 triliun

Whats New
Bamsoet: Akidi Tio Penyumbang Terbanyak di Dunia Setelah Bill Gates

Bamsoet: Akidi Tio Penyumbang Terbanyak di Dunia Setelah Bill Gates

Whats New
Kembangkan Kawasan Bandara Yogyakarta, Angkasa Pura Properti Cari Investor Strategis

Kembangkan Kawasan Bandara Yogyakarta, Angkasa Pura Properti Cari Investor Strategis

Rilis
Stimulus Listrik di Babel Sudah Habiskan Anggaran Rp 31 Miliar

Stimulus Listrik di Babel Sudah Habiskan Anggaran Rp 31 Miliar

Whats New
Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Rilis
Aset Kripto Kompak Melesat, Harga Bitcoin Kembali ke Rp 600 Juta

Aset Kripto Kompak Melesat, Harga Bitcoin Kembali ke Rp 600 Juta

Whats New
Daftar Pekerja yang Mendapat Prioritas Menerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Daftar Pekerja yang Mendapat Prioritas Menerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Whats New
Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Whats New
Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Whats New
Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Whats New
Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Whats New
Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Whats New
UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

Smartpreneur
Pengertian Faktor Produksi, Jenis, dan Contohnya

Pengertian Faktor Produksi, Jenis, dan Contohnya

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Kebiasaan Memberi Tip | Kekalahan Marcus/Kevin | Susur Sungai Musi

[POPULER DI KOMPASIANA] Kebiasaan Memberi Tip | Kekalahan Marcus/Kevin | Susur Sungai Musi

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X