Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Diam Diri Atasi Pelemahan Rupiah

Kompas.com - 25/08/2015, 13:56 WIB
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Icha RastikaMenteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro menegaskan, pemerintah tak akan berdiam diri mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Saat ini, nilai tukar rupiah sudah menembus angka Rp 14.000 per dollar AS.

"Pemerintah dan BI tidak pernah berdiam diri untuk mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah, seperti yang dihadapi juga oleh mata uang negara lainnya terhadap dollar AS," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Selasa (25/8/2015).

Ia mengatakan, sejak dua tahun terakhir pemerintah Amerika berupaya melanjutkan langkah normalisasi kebijakan moneter. Kondisi ini rupanya berpengaruh terhadap kondisi perekonomian global termasuk Indonesia.

"Kemudian diperparah pada beberapa waktu terakhir dengan kebijakan devaluasi Yuan Tiongkok," katanya.

Ia menambahkan, stabilitas nilai tukar rupiah perlu dijaga agar tidak berdampak luas terhadap aspek perekonomian nasional. Dalam R-APBN 2016, diperkirakan rata-rata nilai tukar rupiah akan mencapai Rp 13.400 per dollar AS. Namun, itu merupakan rentang nilai tukar maksimum yang ditargetkan.

"Dalam pembicaraan pendahuluan penyusunan R-APBN 2016 pada Juli 2015 lalu, rata-rata nilai tukar yang disepakati Rp 13.000 - Rp 13.400," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X