Menteri Pariwisata: Dollar Menguat Untungkan Sektor Pariwisata

Kompas.com - 27/08/2015, 04:59 WIB
Menpar Arief Yahya KOMPAS.com/SRI LESTARIMenpar Arief Yahya
EditorBayu Galih

DENPASAR, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, penguatan mata uang dollar AS menguntungkan sektor pariwisata, termasuk mendongkrak pertumbuhan pariwisata di Bali.

"Produk ekspor dan pariwisata meningkatkan daya saing. Daya saing harga kita akan semakin baik," kata Arief, saat ditemui di Sanur, Denpasar, Rabu (26/8/2015).

Menurut dia, dengan penguatan nilai mata uang dolar AS menjadikan wisatawan mancanegara bisa lebih banyak menikmati atraksi dan pilihan wisata lainnya.

Hal itu mampu mendongkrak pertumbuhan pariwisata di Bali khususnya sekitar 10 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai empat persen.

"Ini positif untuk pertumbuhan pariwisata di Bali. Bahkan di beberapa negara lain di ASEAN relatif menurun (pertumbuhan pariwisata)," tuturnya.

Dia memproyeksikan bahwa daya saing harga di Indonesia juga meningkat hingga masuk tiga besar di dunia.

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS sejak beberapa hari terakhir melemah hingga menyentuh Rp14 ribu. Kondisi tersebut sempat membuat kekhawatiran gejolak ekonomi mengingat mahalnya harga beberapa barang tertentu, khususnya bagi pelaku usaha yang mengandalkan impor sebagai bahan bakau serta importir.

Namun bagi eksportir dan beberapa pelaku pariwisata, menguatnya mata uang dolar AS malah memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X