Menteri ESDM: Harga BBM Belum Turun karena Pertamina Masih Rugi

Kompas.com - 31/08/2015, 07:22 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan untuk tidak menurunkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) sebab PT Pertamina (Persero) sebagai penyalur utama masih menanggung kerugian. Hal tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, ditemui usai diskusi di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (30/8/2015).

"Sekarang sedikit ada selisih (antara harga jual dan harga keekonomian). Selisih positif tapi masih belum menutupi kerugian yang kemarin," ucap Sudirman.

Sepanjang Januari-Juli 2015, BUMN energi itu mengalami kerugian sekitar Rp 12 triliun dari penyaluran premium dan solar. Sudirman menuturkan, harga jual yang ditetapkan saat ini sebetulnya sudah lebih tinggi dibandingkan harga keekonomiannya.

"Harga jual sekarang sudah lebih tinggi sedikit beberapa ratus rupiah, tidak banyak, enggak sampai Rp 500 per liter," kata dia.

Namun mantan bos PT Pindad (Persero) itu mengatakan belum mendapatkan informasi dari Pertamina berapa kerugian yang sudah terbayar.

Dana ketahanan energi
Selain untuk mengurangi rugi jual Pertamina, selisih positif dari harga jual BBM akan disimpan oleh pemerintah sebagai dana ketahanan energi. "Kalau ada sisa lagi kita pupuk jadi dana ketahanan energi, antara lain, digunakan untuk membangun listrik-listrik di daerah terpencil, membangun storage atau tempat penimbunan BBM di tempat yang sulit yang mana itu menjadi tugas dari negara," kata Sudirman.

Sebelumnya pemerintah menetapkan harga jual BBM per 1 September 2015 tetap. "Pemerintah memutuskan per tanggal 1 September 2015 pukul 00.00 waktu setempat harga BBM jenis Premium dan Solar tetap," kata IGN Wiratmaja Puja, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM dikutip dari laman resmi www.esdm.go.id, Jumat (28/8/2015).

Premium di wilayah penugasan atau luar Jawa-Madura-Bali tetap dibanderol Rp 7.300 per liter. Adapun jenis minyak solar subsidi tak mengalami perubahan, tetap sebesar Rp 6.900 per liter. Begitu pula harga minyak tanah yang tetap Rp 2.500 per liter.

Sementara itu, ketentuan harga Premium untuk wilayah distribusi Jawa-Madura-Bali ditetapkan oleh Pertamina melalui koordinasi dengan pemerintah dan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meningkatkan Belanja Produk Dalam Negeri Dapat Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Meningkatkan Belanja Produk Dalam Negeri Dapat Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
BSU Tahap 1-3 Sudah Cair Rp 4,2 Triliun ke 7 Juta Pekerja, Kapan BSU Tahap 4 Cair?

BSU Tahap 1-3 Sudah Cair Rp 4,2 Triliun ke 7 Juta Pekerja, Kapan BSU Tahap 4 Cair?

Whats New
Harga BBM Pertamax dan Pertamax Turbo Turun, Ini Daftar Harga BBM Non-subsidi di Semua Provinsi

Harga BBM Pertamax dan Pertamax Turbo Turun, Ini Daftar Harga BBM Non-subsidi di Semua Provinsi

Whats New
Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Harga BBM non-Subsidi per 1 Oktober

Harga Pertamax Turun, Ini Daftar Harga BBM non-Subsidi per 1 Oktober

Whats New
Cara Top Up LinkAja via m-Banking BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Cara Top Up LinkAja via m-Banking BRI, BNI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Melalui Sekolah Makmur, Petrokimia Gresik Bantu Mengedukasi Petani

Melalui Sekolah Makmur, Petrokimia Gresik Bantu Mengedukasi Petani

Rilis
9 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar Agar Dilirik HRD

9 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar Agar Dilirik HRD

Work Smart
Lengkap, Ini Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan secara Online dan Offline

Lengkap, Ini Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan secara Online dan Offline

Spend Smart
Pemerintah Bakal Ubah Sistem Rekrutmen Pekerja Rumah Tangga

Pemerintah Bakal Ubah Sistem Rekrutmen Pekerja Rumah Tangga

Whats New
Terapkan Good Mining Practice, MHU Raih 5 Penghargaan GMP Award 2022 dari Kementerian ESDM

Terapkan Good Mining Practice, MHU Raih 5 Penghargaan GMP Award 2022 dari Kementerian ESDM

Whats New
HERO Jual Aset Tanah dan Bangunan Rp 200 Miliar

HERO Jual Aset Tanah dan Bangunan Rp 200 Miliar

Whats New
Cetak Sejarah Baru, Pupuk Kaltim Tak Henti Berinovasi

Cetak Sejarah Baru, Pupuk Kaltim Tak Henti Berinovasi

Whats New
Harga BBM Naik, BI Perkirakan Inflasi September 2022 Capai 1,10 Persen

Harga BBM Naik, BI Perkirakan Inflasi September 2022 Capai 1,10 Persen

Whats New
Dalam Sepekan, Rp 8,48 Triliun Modal Asing Keluar dari Indonesia

Dalam Sepekan, Rp 8,48 Triliun Modal Asing Keluar dari Indonesia

Whats New
BLT BBM Tahap II Rp 300.000 Cair November 2022

BLT BBM Tahap II Rp 300.000 Cair November 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.