Ada Investor yang Minati Merpati Airlines

Kompas.com - 03/09/2015, 14:00 WIB
Pesawat Boeing 737 Merpati di Merauke, Papua. BARRY KUSUMAPesawat Boeing 737 Merpati di Merauke, Papua.
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada sejumlah investor yang ingin mencaplok PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati).  Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Pontas Tambunan mengatakan, Kementerian telah menerima proposal dari sejumlah pihak.

“Kami sedang memeriksanya,” kata Pontas, kepada Kontan, Kamis (3/9/2015).

Namun, ia belum dapat menjelaskan secara detail terkait nama-nama calon investor tersebut, serta kapan dan berapa persen mereka akan mencaplok saham Merpati Airlines.

Beredar kabar, Tomy Winata, bos Grup Artha Graha berminat ingin mengakuisisi Merpati Airlines. Ketika dikonfirmasi, Tomy menepis kabar tersebut. “Itu tidak benar,” ucapnya.

Informasi saja, Merpati Airlines telah dibekukan sejak Januari tahun 2014. Alasan pembekuan sementara sertifikat operator udara atau air operator certificate (AOC) antara lain karena faktor operasional, ketidakmampuan membayar gaji karyawan, dan persoalan utang maskapai kepada pihak asuransi. (Nina Dwiantika, Syamsul Ashar)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X