Ketika Susi Pudjiastuti Sadar Jabatan Menteri Sangat Politis...

Kompas.com - 07/09/2015, 22:46 WIB
Mentri KKP Susi Pudjiastuti KOMPAS.com/SRI LESTARIMentri KKP Susi Pudjiastuti
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mengaku baru menyadari sepenuhnya bahwa jabatan menteri merupakan jabatan yang sangat politis. Hal itu dia sadari setelah Presiden Joko Widodo melakukan perombakan kabinet atau reshuffle pada bulan lalu.

"Saya sadar, sampai hari ini, saya pernah kelupaan kalau menteri ini jabatan yang sangat politis. Sebelumnya, saya tidak sadar sampai ada reshuffle," ujar Susi saat berbicara di hadapan anggota Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Senin (7/9/2015).

Lebih lanjut, karena jabatan politis itu, Susi mengatakan bahwa dirinya bisa setiap saat dicopot atau diganti dari posisinya saat ini. Hal tersebut bergantung pada pertimbangan politis. Namun, Susi mengaku tak akan pernah mempersalahkan apakah dirinya akan dicopot atau tidak dari jabatan yang dia nilai sangat politis itu.

Baginya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan di sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Saat ini adalah waktu pada saat dia masih memiliki kewenangan untuk mengeluarkan kebijakan-kebijakan. Meski tahu jabatannya hanya sementara, Susi mengatakan akan bekerja sebaik-baiknya.

"Saya bisa anytime pergi dan diganti. Saya tidak ada masalah. Saya tahu bahwa It's can be done. Saya bisa replace anytime. Saya tetap bekerja seperti saya akan bekerja di sini seumur hidup. Saya akan atur semua Indonesia perikanannya seperti saya mau bekerja di sini seumur hidup saya. Saya akan lari kencang untuk mengerjakannya karena saya tahu kapan saja saya bisa tidak bekerja lagi di sini (sebagai menteri)," kata Susi.

Sebelumnya, seiring dengan bergulirnya isu reshuffle beberapa waktu lalu, berembus kabar bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ditawari uang senilai Rp 5 triliun agar mau mengundurkan diri.

Melalui akun Twitter @susipudjiastuti, Susi pun mengungkap informasi tersebut. "If walk away its a part of honour I will do with allhonour. But not bcause of I sell my freedom of mind and my PRIDE, I cant life without," tulis Susi.

Kicauan Susi sempat di-retweet oleh lebih dari 200 netizen hanya dalam tempo dua jam. Puluhan netizen pun menjadikan tweet Susi sebagai favorit. Tak hanya itu, Susi juga menyatakan dalam akun Twitter-nya bahwa nilai Rp 5 triliun tidak berarti dibanding dengan amanah yang diembannya untuk menjadikan Indonesia hebat.

"Tapi, Nurani & Kebebasan saya tidak mungkin saya jual. Indonesia terlalu Hebat untk ribuan Triliun. Kehormatan yg membawa saya ke jabatan ini," tulis Susi.

Baca juga: Menteri Susi Dapat Kabar Ingin Dilengserkan dengan Iming-iming Rp 5 T

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X