Jika Tidak Terbukti, Tuduhan Rizal Ramli Bisa Timbulkan Kegaduhan Baru

Kompas.com - 08/09/2015, 15:05 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com — Tuduhan adanya "provider setengah mafia" dalam layanan listrik prabayar atau pulsa listrik (token) dikhawatirkan menimbulkan kegaduhan baru apabila tidak terbukti benar.

Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dalam konferensi pers, Senin (7/9/2015), menyebutkan, pulsa listrik yang diperoleh pelanggan tersedot 27 persen karena adanya provider setengah mafia itu.

Menurut Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean, tuduhan Rizal itu sangat serius karena, sebagai Menko, Rizal tentu memiliki data valid dan aktual atas apa yang disampaikan.

“Karena jika tidak (benar), tuduhan tersebut bisa menjadi fitnah dan menimbulkan kegaduhan baru di negara ini,” ucap Ferdinand kepada Kompas.com, Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Atas dasar pernyataan Rizal itu pula, Ferdinand berharap PT PLN (Persero) segera memberikan klarifikasi dan keterbukaan informasi kepada publik. Ferdinand meminta PLN lebih transparan soal biaya administrasi, biaya materai, pajak penerangan jalan, dan tarif per kilowatt hour (kWh).

Begitu juga apabila masih ada komponen lain yang harus dibayar masyarakat di luar komponen-komponen tersebut. Dengan keterbukaan PLN itu, akan diketahui kebenaran provider setengah mafia yang disebut Rizal. “Ini harus dibuka segera supaya negara ini tidak gaduh setiap hari,” ujar Ferdinand.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.