Realisasi Serapan Kementerian di Bawah Kemenko Kemaritiman Masih Rendah

Kompas.com - 09/09/2015, 13:52 WIB
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Icha RastikaMenteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Meski berulang kali Rizal Ramli mengaku akan menindak bawahannya yang kerja lambat, namun nyatanya realisasi penyerapan anggaran di sejumlah kementerian yang berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman masih sangat rendah.

Hal tersebut diketahui dari paparan Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro dalam rapat Badan Anggaran DPR RI, Jakarta, Rabu (9/9/2015).

"Realisasi penyerapan anggaran di kementerian di bawah Kemenko Kemaritiman per 31 Agustus 2015 baru mencapai Rp 15,5 triliun atau 16,6 persen dari pagi anggaran dalam APBN Perubahan 2015 yang sebesar Rp 93,6 triliun," kata Bambang.

Sementara itu, pagu anggaran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dalam Rancangan Undang-undang APBN 2016 diusulkan sebesar Rp 80,75 triliun. "Pagu yang diusulkan ini adalah yang terkecil dari semua Kemenko," ucap Bambang.

Adapun rincian usulannya yakni Kementerian Perhubungan sebesar Rp 50,2 triliun, Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 15,8 triliun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebesar Rp 8,9 triliun, dan Kementerian Pariwisata sebesar Rp 5,6 triliun.

Sedangkan Kemenko Kemaritiman sendiri diusulkan dapat alokasi anggaran sebesar Rp 250 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X