Terus Meningkat, Transaksi "E-banking" di Indonesia Capai Rp 6.447 Triliun

Kompas.com - 14/09/2015, 14:49 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com  Transaksi perbankan dengan menggunakan electronic banking (e-banking) di Indonesia baik secara frekuensi maupun volume terus mengalami peningkatan. Untuk tahun 2014 saja volume e-banking sudah mencapai Rp 6.447 triliun atau naik 17,32 persen dibanding tahun sebelumnya.

"(Dari) segi volume, penggunaan electronic banking meningkat mulai dari Rp 4.441 triliun tahun 2012, Rp 5.495 triliun tahun 2013, dan Rp 6.447 triiliun tahun 2014," kata Deputi Komisioner Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Irwan Lubis di Jakarta, Senin (14/9/2015).

Sementara untuk frekuensi penggunaan juga terus meningkat. Pada tahun 2012, frekuensi  penggunaan e-banking mencapai 3,79 miliar kali. Kemudian pada 2013 meningkat menjadi 4,73 miliar dan tahun 2014 mencapai 5,69 miliar.

Dengan peningkatan ini, OJK sangat concern terhadap perkembangan produk dan layanan e-banking. OJK meminta bank penyelenggara benar-benar menerapkan prinsip kehati-hatian, termasuk mempunyai manajemen risiko, infrastruktur, dan kontrol yang andal.

Terkait hal itu, OJK meluncurkan buku yang berjudul Bijak Ber-ebanking yang diharapkan bisa menjawab berbagai kebutuhan atas perkembangan e-banking dan bagian dari wujud tanggung jawab OJK, terutama masyarakat luas pengguna maupun calon pengguna industri jasa keuangan, khususnya sektor perbankan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X