Penduduk Miskin Indonesia Bertambah 860.000 Orang

Kompas.com - 15/09/2015, 14:22 WIB
Ilustrasi KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah penduduk miskin di Indonesia merangkak naik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah penduduk miskin Indonesia pada Maret 2015 sebanyak  28,59 juta orang atau 11,22 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Itu artinya, jumlah penduduk miskin di Indonesia bertambah dibandingkan pada September 2014 ketika penduduk miskin berjumlah 27,73 juta jiwa atau 10,96 persen dari total jumlah penduduk. Kemudian, dalam enam bulan, jumlah penduduk miskin telah bertambah sebanyak 860.000 orang.

Namun, bila persentase jumlah penduduk miskin pada Maret 2015 sebesar 11,22 persen dibandingkan pada Maret 2014, yakni ketika porsi penduduk miskin sebanyak 11,25 persen, maka terjadi penurunan persentase penduduk miskin terhadap total jumlah penduduk, yakni sebanyak 0,03 persen.

Meski terjadi penurunan persentase secara tahunan (year on year), jumlah penduduk miskin pada bulan Maret 2015 yang sebanyak 28,59 juta jiwa secara absolut lebih banyak dibandingkan pada Maret 2014 yang sebanyak 28,28 juta jiwa.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, nilai dari beberapa faktor penyebab kemiskinan pada Maret 2015 naik dibanding pada September 2014. "Selama periode September 2014-Maret 2015, inflasi terjadi cukup tinggi, sebesar 4,03 persen," ujarnya, Selasa (15/9/2015).

Tingkat inflasi pedesaan periode September 2014-Maret 2015 pun sebesar 4,4 persen.

Secara nasional, rata-rata harga beras mengalami peningkatan 14,48 persen, yaitu dari Rp 11.433 per kilogram pada September 2014 menjadi Rp 13.089 per kilogram pada Maret 2015.

Secara riil, rata-rata upah buruh tani per hari pada Maret 2015 turun 1,34 persen dibanding upah buruh tani per September 2014. (Margareta Engge Kharismawati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.