Hans Prawira, Mantan Konsultan yang Sukses Jadi Bos Alfamart

Kompas.com - 18/09/2015, 07:15 WIB
EditorErlangga Djumena

Dalam bisnis ritel seperti Alfamart ini karyawan memang memegang peran penting. Pasalnya, industri ini menyerap begitu banyak tenaga kerja dengan tugas utama melayani konsumen sebaik-baiknya.

Menurutnya, jika pelayanan dari para karyawan ini memuaskan, maka konsumen akan merasa nyaman dan ujungnya loyal kepada perusahaan.

Bicara soal pelayanan kepada konsumen ini, AMRT di bawah kepemimpinan Hans melakukan sejumlah terobosan penting dalam skema membership yang memanfaatkan teknologi.

Konsep itu diwujudkan melalui aplikasi Alfa Gift yang bisa mengumpulkan data konsumen, seperti produk atau merek apa yang ada di keranjang belanja konsumen. Terobosan ini menjadi referensi utama bagi perusahaan untuk rajin menggelar promo menarik bagi para konsumen setianya. "Kami percaya penggunaan analisis data ini kian relevan ke depannya," ujar Hans.

Koleksi peta negara tujuan wisata

Mungkin sudah menjadi risiko pemimpin perusahaan untuk sulit meluangkan waktu bagi keluarga di tengah kesibukan pekerjaannya. Tak terkecuali Hans.

Rutinitasnya sehari-hari dalam menakhodai Sumber Alfaria, membuat Hans hanya punya sedikit waktu untuk berlibur bersama keluarga. Karena itu, ketika mendapat jatah libur kerja, Hans selalu mengajak keluarganya berwisata ke luar kota atau luar negeri.

Hans bilang, dalam setahun, dia menyisihkan waktu dua hingga tiga kali untuk travelling bersama keluarga. Sejatinya, lokasi favorit Hans adalah tempat-tempat yang bernuansa petualangan. Di tempat seperti itu, ia bisa mengeksplorasi pemandangan alam dan sejarah situs wisata. "Saya sebenarnya senang sekali kalau ada kesempatan mengeksplorasi tempat wisata baru," katanya.

Cuma, lanjut Hans, kegemarannya itu harus dipendam ketika berwisata bersama istri dan anak-anaknya yang masih kecil. "Tapi, karena saya selalu berwisata bersama anak yang masih kecil-kecil, saya lebih memilih tujuan wisata yang tidak terlalu berbau petualangan," ujar bapak tiga anak itu.

Alhasil, Hans memilih berwisata ke tempat-tempat yang aman dan nyaman bagi keluarganya. Pilihannya adalah mengunjungi kota-kota besar di dalam maupun luar negeri. Untuk destinasi luar negeri, Hans mengaku lebih suka berlibur ke Jepang atau Inggris. Sayang, Hans tidak menyebutkan alasannya memfavoritkan kedua negara itu.

Yang jelas, di negara tujuan wisata, Hans selalu menyempatkan diri untuk membeli peta atau globe khas negara setempat. Itu sebabnya, saat ini Hans memiliki banyak koleksi globe dari berbagai negara yang pernah dikunjunginya. “Ada sekitar 50 buah globe. Yang paling saya suka adalah globe antik yang terbuat dari kayu. Globe itu saya dapatkan ketika berlibur bersama keluarga ke Spanyol," ungkap Hans.  (Adisti Dini Indreswari)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.