Proses Perizinan di Kawasan Industri Dipangkas

Kompas.com - 28/09/2015, 17:42 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan, untuk memudahkan para investor, pemerintah akan memperingkas proses perizinan khususnya di kawasan industri.

Franky menerangkan, umumnya perizinan investasi terdiri dari tiga tahapan yaitu izin prinsip, izin lingkungan, serta izin lokasi. Dia mengatakan, biasanya di kawasan industri dua perizinan telah selesai yaitu izin prinsip dan izin lokasi. Guna mempercepat proses investasi itu, izin lingkungan bisa diurus paralel saat mengurus izin prinsip.

"Kita coba short cut, bagaimana supaya izin investasi itu bisa digunakan investor untuk melakukan konstruksi. Sambil secara paralel izin atau norma lain itu diproses," kata Franky ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Franky mengakui, masa yang dibutuhkan dari perolehan izin prinsip hingga masuk tahap konstruksi, biasanya lama antara 6 bulan hingga 1 tahun. Dengan adanya short cut ini, maka tahap konstruksi bisa dimulai lebih awal.

Menurut Franky, deregulasi ini tidak akan bertentangan dengan proses perizinan AMDAL. Sebab, deregulasi ini baru berlaku di kawasan industri yang notabene memang sudah disiapkan untuk kegiatan industri. Akan tetapi, soal pengolahan limbah pabrik, investor tetap harus memenuhi standar baku mutu yang menjadi acuan.

Franky menyebut, pengawasan ketertiban atas baku mutu ini menjadi kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.