Bawa Devisa Hasil Ekspor ke Indonesia, Pajak Deposito Eksportir Bisa 0 Persen

Kompas.com - 29/09/2015, 17:32 WIB
Sekretaris Kabinet Pramono Anung bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Kepala BKPM Franky Sibarani saat menyampaikan paket kebijakan ekonomi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (29/9/2015). Indra AkuntonoSekretaris Kabinet Pramono Anung bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Kepala BKPM Franky Sibarani saat menyampaikan paket kebijakan ekonomi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (29/9/2015).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah benar-benar ingin menarik simpanan valuta asing (valas) milik eksportir yang saat ini banyak tersimpan di luar negeri. Untuk itu, pemerintah memangkas pajak deposito valas, bahkan hingga 0 persen.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Selasa (23/9/2015) menuturkan saat ini pajak deposito devisa hasil ekspor (DHE) jika disimpan di bank nasional mencapai 20 persen. Dengan diterbitkannya paket ekonomi jilid II ini, besaran tersebut dipangkas.

Adapun besaran pajak deposito valas di Indonesia adalah sebagai berikut:
- Deposito 1 bulan besaran pajak 10 persen.
- Deposito 3 bulan besaran pajak 7,5 persen.
- Deposito 6 bulan besaran pajak 2,5 persen.
- Deposito di atas 6 bulan besaran pajak 0 persen.

Jika devisa hasil ekspor dikonversi menjadi rupiah, besaran pajak yang dikenakan adalah sebagai berikut:
- Deposito 1 bulan besaran pajak 7,5 persen.
- Deposito 3 bulan besaran pajak 5 persen.
- Deposito 6 bulan besaran pajak 0 persen.

"Kami harapkan para eksportir yang basisnya sumber daya alam mau menaruh DHE dalam sistem perbankan indonesia. Tentu harus ada pelaporan terlebih dulu ke Bank Indonesia, karena yang diberikan potongan adalah mereka yang melapor ke BI," kata Bambang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X