Rugi Jual Premium, Laba Pertamina Masih di Atas Rp 10 Triliun

Kompas.com - 02/10/2015, 16:46 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengatakan, hingga Agustus 2015 laba yang berhasil diraup BUMN energi tersebut sebesar 840 juta dollar AS, atau sekitar Rp 10,9 triliun (kurs 13.000).

“Sampai Agustus (profit) 840 juta dollar AS, kira-kira Rp 10 triliun. Itu sudah termasuk menghitung kerugian Pertamina,” kata Dwi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Dwi lebih lanjut mengatakan, meskipun Pertamina mengalami rugi jual dari distribusi Premium sejak awal tahun sebesar Rp 12 triliun, namun secara keseluruhan perseroan masih meraup laba sekitar Rp 10 triliun.

Sementara itu, terkait dengan permintaan Presiden RI Joko Widodo agar Pertamina menghitung besaran penurunan harga BBM, Dwi mengatakan saat ini perseroan tengah mengkalkulasi. “Hitung lagi, opportunity yang bisa kita lakukan penghematan. Di sana nanti kita lihat,” ucap Dwi.

Dia mengatakan, selama ini Pertamina terus melakukan langkah efisiensi. Akan tetapi, untuk penurunan harga BBM, Dwi menengarai jenis solar berpeluang besar untuk dilakukan penyesuaian.

“Sebenarnya kan untuk kegiatan industri kan lebih banyak pakai solar. Mungkin solar yang memiliki opportunity ini yang bisa lebih kita tekan,” ucap mantan bos PT Semen Indonesia (Persero) itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.