Impor China Melemah, Mata Uang Negara-negara Asia Pasifik Ikut Terseret

Kompas.com - 13/10/2015, 13:53 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko
TOKYO, KOMPAS.com - Dollar AS menguat terhadap mata uang yang ada di kawasan Asia Pasifik, termasuk rupiah dan ringgit Malaysia menyusul dirilisnya data impor China yang mengalami penurunan hingga hampir 18 persen.

Kondisi tersebut menyebabkan para investor melakukan aksi jual mata uang emerging market dan beralih untuk memegang dollar AS karena pelaku pasar khawatir terhadap perekonomian China serta dampat yang ditimbulkannya.

Sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa (13/10/2015), hal ini membuat dollar AS naik di atas 1 persen terhadap rupiah dan ringgit Malaysia.

Pasar global terus melemah pada in Agustus setelah China mendevaluasi yuan yang menyebabkan pertanyaan seputar perekonomian China. Selain itu, para pelaku pasar juga terus memantau rencana Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga acuannya.

Ketika mata uang emerging market melemah pada perdagangan pekan lalu, rupiah dan ringgit justru menunjukkan otornya dan berkinerja cukup baik. Namun, data impor China kembali menenggelamkan performa positif dua mata uang ini.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.