Sinergi EDC Bank BUMN, Mandiri Bentuk Anak Usaha

Kompas.com - 28/10/2015, 10:24 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com -Sinergi perbankan badan usaha milik negara (BUMN) terus digalakkan.

Setelah konsolidasi mesin teler otomatis (ATM), bank pelat merah juga akan mensinergikan penggunaan mesin electronic data captured (EDC).

Direktur Teknologi dan Operasional Bank Mandiri, Ogi Prastomiyono menuturkan, untuk sinergi EDC, bank dengan kode emiten BMRI ini telah mendapatkan izin untuk mendirikan perusahaan modal ventura dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nantinya, perusahaan modal ventura ini akan mencari partner strategis untuk membentuk perusahaan dengan skema joint venture (JV).

Perusahaan JV ini akan bertindak sebagai agregator equiring EDC.

Dengan demikian, mesin EDC tersebut dapat digunakan oleh bank-bank lainnya.

"Izin modal ventura sudah terbit, sekarang dalam tahap mencari partner strategis untuk membentuk perusahaan JV. Kami sangat terbuka dengan partner strategis manapun terlebih bank lain terutama BUMN untuk bergabung karena semangatnya adalah sinergi," ujar Ogi kepada Kontan, Selasa (27/10/2015).

Menurut Ogi, pada praktiknya nanti, konsolidasi EDC ini akan sama dengan konsolidasi ATM. Sehingga masing-masing bank milik pemerintah tidak perlu menginvestasikan satu mesin EDC di setiap merchant.

Dengan konsolidasi EDC ini, maka satu mesin EDC dapat digunakan oleh banyak bank sekaligus.

"Ini tentu mendorong efisiensi kalau dilakukan secara bersama-sama," jelas Ogi.

Selain itu, kata Ogi, bank BUMN pun dapat menghemat investasi mesin EDC sebab mesin tidak harus beli melainkan bisa dengan sistem sewa. .

Selain itu, banyaknya mesin EDC yang ada di satu merchant selanjutnya dapat direlokasi ke merchant lain yang belum tercover EDC.

Nah, dalam pembentukan perusahaan JV ini, bank berlogo pita emas akan bertindak sebagai pemegang saham mayoritas.

Menurut Ogi, tahun depan rencananya perusahaan yang bertindak sebagai agregator equiring EDC ini sudah dapat mulai beroperasi.

"Industri kartu sangat tidak efisien kalau punya card sendiri dan mengurus semuanya sendiri. Tahun depan sepertinya sudah mulai running," ujar Ogi. (Dea Chadiza Syafina)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X