Kemendag: Tidak Ada "Sweeping" Pedagang Terkait SNI

Kompas.com - 30/10/2015, 15:19 WIB
Ilustrasi barang-barang elektronik yang tak sesuai SNI KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi barang-barang elektronik yang tak sesuai SNI
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Widodo menegaskan tidak ada sweeping atau penertiban ke pengecer, baik lapak pedagang maupun toko, terkait produk yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Saya di sini menyampaikan amanat dari Menteri Perdagangan bahwa tidak ada penangkapan terkait produk tidak ber-SNI, itu semua tidak benar," kata Widodo di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta,  Jumat (30/10/2015).

Mengenai informasi razia terhadap para pedagang dari produk yang tidak mempunyai SNI, Widodo mengatakan bahwa hal itu tidak menutup kemungkinan merupakan ulah oknum yang memperkeruh suasana. 

"Pak Menteri Perdagangan mengutuk oknum yang menyebarkan informasi Kemendag melakukan sweeping," ujarnya.

Widodo menyebutkan, foto yang tersebar beberapa waktu lalu sebenarnya menunjukkan aksi satpol PP beserta aparat saat menertibkan pedagang liar atau mereka yang berjualan tidak sesuai tempatnya.

"Secara kebetulan, ada pedagang mainan anak-anak yang tertangkap karena berjualan tidak sesuai tempat, tetapi bukan karena tertangkap terkait SNI," ucap dia.

Ia mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi produk ber-SNI secara persuasif dengan menggandeng berbagai pihak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemendag melakukan peningkatan pemahaman secara persuasif bersama pihak Mabes Polri dan Bea Cukai di Pasar Kenari agar pedagang bisa hadir," ujarnya.




25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X