OJK: Waktunya Membuat Pasar Modal Lebih Terbuka

Kompas.com - 09/11/2015, 10:32 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang tahunan Investor Summit and Capital Market Expo 2016 mulai digelar hari ini, Senin (9/11/2015).

Acara tersebut dihelat hingga 13 November 2015 mendatang di Bursa Efek Indonesia guna mempertemukan seluruh pemangku kepentingan sekaligus sebagai upaya dalam mendorong pasar modal Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida menyatakan bahwa acara ini untuk pertama kalinya dihelat di kantor pusat Bursa Efek Indonensia.

Di tahun-tahun sebelumnya, acara ini digelar di hotel. Acara ini, kata dia, menjadi momen supaya pasar modal lebih terbuka.

"Waktunya bagi kita sekarang untuk membuat pasar modal lebih terbuka. Ke depan sangat perlu untuk membuat masyarakat merasa SRO (Self Regulatory Organization) menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari dan upaya agar mereka paham pasar modal," ujar Nurhaida saat membuka acara tersebut, Senin pagi.

Nurhaida menjelaskan, pasar modal merupakan instrumen untuk pembiayaan jangka panjang. Sebab, dengan kondisi perekonomian saat ini amat diperlukan peran pasar modal sebagai salah satu sektor ekonomi yang berperan penting pengembangan ekonomi.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan menuturkan acara tersebut diramaikan oleh 80 emiten.

Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh 28 emiten.

Acara tahun ini mengangkat tema Yuk, Nabung Saham guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan isntrumen pasar modal.

"Acara ini tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebutuhan investasi pasar modal, namun juga dilakukan rutin dan berkala. Kegiatan ini menjadi ajang dan sarana efektif dan terpadu untuk sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat sekaligus meningkatkan potensi peluang nilai tambah pasar modal," terang Nicky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Spend Smart
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.