Turun, Penjualan Minuman Energi Sido Muncul

Kompas.com - 10/11/2015, 19:34 WIB
Direktur Utama (Dirut) Sido Muncul Irwan Hidayat memperkenalkan produk baru usai rapat umum pemegang saham (RUPS) di Pabrik Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2015) siang. kompas.com/ syahrul munirDirektur Utama (Dirut) Sido Muncul Irwan Hidayat memperkenalkan produk baru usai rapat umum pemegang saham (RUPS) di Pabrik Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2015) siang.
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melaporkan penjualan selama sembilan bulan pada 2015 mengalami pertumbuhan sebesar 3,5 persen menjadi Rp 1,65 triliun. Meski demikian, dari beberapa produk yang diproduksi oleh Sido Muncul, penjulan produk minuman energi mengalami penurunan.

Menurut laporan emiten berkode SIDO ini, segmen produk herbal dan suplemen merupakan kontributor penjualan terbesar dengan pertumbuhan penjualan mencapai 12,7 persen. Meski demikian, segmen produk makanan dan minuman sehat (healthy food and beverage) mengalami penurunan sebesar 12,1 persen akibat penurunan penjualan minuman berenergi.

Venancia Sri Indrijati, Direktur Keuangan Sido Muncul mengaku bahwa memang terjadi penurunan penjualan minuman berenergi, sementara penjualan produk herbal tetap meningkat.

Akan tetapi, perseroan telah melakukan upaya antisipatif untuk terus menggenjot penjualan produk minuman berenergi. "(Penjualan) minuman energi turun, tapi market share kita masih 50 sampai 60 persen. Untuk produk minuman berenergi kami ada yang bubuk dan ada yang cair," terang Venancia di Jakarta, Selasa (10/11/2015).

Lebih lanjut, Venancia menjelaskan bahwa untuk antisipasi perubahan preferensi konsumen, Sido Muncul meluncurkan produk minuman berenergi siap minum pada kuartal III 2015. Saat ini, perkembangan produk siap minum tersebut masih pada tahap distribusi.

Adapun untuk segmen produk pharmaceutical, penjualan yang berhasil diraih perseroan masih stabil dengan kontribusi penjualan mencapai 3,6 persen dari total penjualan perseroan.

Presiden Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menjelaskan, pihaknya tidak hanya memproduksi produk herbal dan jamu, namun juga produk farmasi berupa obat-obatan. "Farmasi kami ada banyak jenis. Yang kami lakukan sekarang adalah mempersiapkan, kami sudah mendaftarkan produk antibiotik dan obat-obat untuk penyakit diabetes. Di Badan POM kami sedang mendaftatkan dan ini butuh waktu. Pertengahan tahun depan mudah-mudahan segera siap," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X