Kompas.com - 17/11/2015, 12:18 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, hingga hari ini belum menerima laporan final dari otoritas bursa mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh PT Sekawan Intipratama Tbk. (SIAP).

"Jadi kami akan lihat dari hasil laporan itu apakah indikasi pelanggaran pidananya kuat, ada bukti-bukti. Nah kalau ada, bisa dilakukan proses penyidikan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Nurhaida berharap, otoritas bursa bisa segera menyerahkan laporan finalnya pada pekan ini juga.

Dia menambahkan, apabila dari laporan tersebut ditemukan indikasi pelanggaran dilakukan oleh perseorangan, maka OJK akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang bersangkutan.

"Diperiksa orangnya untuk dilihat pelanggarannya apa dan sanksi yang sesuai apa," ucap Nurhaida.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara perdagangan tiga broker terkait kasus SIAP. Mereka adalah PT Danareksa Sekuritas,  PT Reliance Securities, dan PT Millenium Danatama Sekuritas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.