"Delay" 6 Jam, Manajemen Lion Air Dipanggil Kemenhub

Kompas.com - 23/11/2015, 14:14 WIB
Pesawat Lion Air A320-200 mendarat di Bandara Adisucipto, Yogyakarta, 16 Mei 2014. SHUTTERSTOCKPesawat Lion Air A320-200 mendarat di Bandara Adisucipto, Yogyakarta, 16 Mei 2014.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com — Hari ini, Senin (23/11/2015), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memanggil manajemen Lion Air atas delay penerbangan 6 jam yang terjadi pada Sabtu pekan lalu.

"Lion (manajemen) hari ini juga ikut dipanggil memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan dari semua aspek dari angkutan udaranya, kelaikannya, hingga petugasnya," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata di Kantor Kemenhub.

Kemenhub memutuskan membawa persoalan delay penerbangan 6 jam Lion Air ke meja rapat. Sebab, di mata Kemenhub, delay penerbangan selama itu sudah tak normal.

Menurut Barata, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) sudah menerima laporan hasil investigasi mengapa suatu penerbangan bisa delay hingga 6 jam.

"Hari ini, kronologi dan siapa yang bertanggung jawab atas apanya sudah dilaporkan oleh hasil investigasi kemarin dan dibawa ke rapat dengan pejabat Ditjen Hubud," kata dia.

"Untuk hasil pertemuan hari ini tentunya akan dianalisis keseluruhan apakah Lion dalam mengelola penumpangnya ini over atau tidak akan dihitung secara baik apakah jumlah SDM Lion kurang," ucap Barata.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X