Rini: "Holding" BUMN Energi Harus Per Sektor

Kompas.com - 24/11/2015, 10:40 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno di Istana Bogor Indra AkuntonoMenteri BUMN Rini Soemarno di Istana Bogor
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno menyatakan, rencana pembentukan holding BUMN energi harus melihat sektor per sektor.

Sektor yang saat ini dikaji adalah BUMN sektor pertambangan.

“Kita melihat ada pembagian-pembagian. Tidak bisa langsung hanya satu holding,” ucap Rini ditemui usai memberikan pidato kunci di Pertamina Energy Forum 2015, Conference and Exhibition, di Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Rini juga menyampaikan, BUMN di sektor pertambangan yang kemungkinan akan dibuat holding yaitu PT Aneka Tambang (Persero) Tkb, PT Timah (Persero), serta PT Bukit Asam (Persero).

Menurut Rini, holding BUMN sektor pertambangan ini bisa berupa investment holding atau operating holding.

Apabila berbentuk investment holding, berarti akan didirikan perusahaan yang menjadi pemegang holding perusahaan-perusahaan BUMN di dalamnya.

Sementara itu, apabila menjadi operating holding, maka salah satu dari perusahaan tersebut akan ditunjuk sebagai leader.

Jika terealisasi, maka holding ini akan menjadi yang kedua setelah adanya holding BUMN perkebunan. Saat ini holding perkebunan dipimpin oleh PTPN III dengan 13 anak perusahaan perkebunan pelat merah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X