Sekretaris Jenderal Kemendesa Hadiri Dialog dengan Warga Banjar

Kompas.com - 28/11/2015, 18:10 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi Sanusi Anwar (berkacamata, duduk di tengah berkemeja) bersama camat, kepala desa, dan lurah sekabupaten Banjar.
Anne AnggraeniSekretaris Jenderal Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi Sanusi Anwar (berkacamata, duduk di tengah berkemeja) bersama camat, kepala desa, dan lurah sekabupaten Banjar.
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Anwar Sanusi menghadiri dialog Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Martapura, Kalimantan Selatan, Jumat (27/11/2015). Acara ini merupakan jembatan diskusi dua arah dengan camat, kepala desa, dan lurah sekabupaten Banjar. "Pemangku kepentingan dan pengawal desa merupakan tokoh utama yang membuat berjalanannya kementerian ini dan membuat kami tahu lebih jauh apa yang sebenarnya terjadi di desa. Karena bapak dan ibu sendiri yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat," kata Anwar.

Anwar melanjutkan bahwa Undang-Undang Desa Nomor 6 tahun 2014 dibuat sehingga desa dapat maju secara ekonomi, sosial, dan budaya. Jika sebelumnya hanya sebagai objek, kini desa dapat mengurus kepentingannya sendiri.

Mengacu pada strategi pembangunan sebelumnya, desa dapat dibangun dengan melakukan pengembangan potensinya serta mengajak masyarakat sebagai mitra pembangunan. Selain itu, harus ada kerja sama antardesa untuk memadukan kesamaan potensi sumber daya mereka dan menghasilkan keunggulan. "Desa bisa menjadi kekuatan baru. Jika desa berkembang, maka kecamatan ikut berkembang, lalu kabupaten sampai tingkat propinsi, dan terakhir negara yang berkembang. Jadi, bukan lagi kita membangun desa, namun desa membangun Indonesia," kata Anwar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X